HABADAILY.COM - Pembalap LCR Honda, Johann Zarco, memberikan gambaran realistis mengenai pengembangan motor RC213V miliknya usai menjalani rangkaian sesi di Jerez. Meski terus berupaya tampil kompetitif di barisan depan, Zarco mengungkapkan bahwa fokus utama pabrikan asal Jepang tersebut saat ini lebih tertuju pada visi jangka panjang.
"Seperti yang telah kami rencanakan, kami mengerjakan berbagai pengaturan. Kami tidak memiliki komponen baru untuk diuji karena saat ini proyek untuk Honda adalah untuk tahun depan," kata Zarco seperti dikutip dari GPone, Sabtu (02/05/2026).
Zarco menjelaskan bahwa data yang dikumpulkan dari balapan di Jerez menjadi kunci evaluasi tim. Menurutnya, motor Honda saat ini masih memiliki kendala besar dalam aspek kelincahan di tikungan.
"Kami kesulitan di tikungan cepat. Kemampuan berbelok secara alami sangat penting untuk meningkatkan performa dan mengelola keausan ban. Dalam balapan lalu, saya kehilangan banyak waktu di lap-lap terakhir karena alasan ini," jelas pembalap asal Prancis tersebut.
Meski tanpa suku cadang baru, Zarco menilai situasi ini justru memberinya kesempatan untuk mengasah gaya berkendara. Ia percaya bahwa konsistensi perasaan (feel) antara tubuh pembalap dan motor seringkali lebih menentukan daripada sekadar pembaruan perangkat keras.
Keberhasilan Zarco memulai balapan dari posisi depan di Jerez memberinya keuntungan taktis. Ia bisa mengamati langsung bagaimana motor-motor rival bekerja dari jarak dekat.
"Bagi seorang pembalap, bertahan bersama pembalap terdepan adalah cara terbaik untuk menganalisis perbedaan antar motor," tambahnya.
Menyinggung perubahan regulasi besar-besaran yang akan datang pada tahun 2027, Zarco mengaku merasakan campuran antara rasa penasaran dan nostalgia. Dengan adanya perubahan teknis yang diprediksi akan menurunkan kecepatan puncak (top speed), Zarco bertekad untuk menikmati performa maksimal motor MotoGP generasi sekarang.
"Saya tidak tahu apakah akan merindukan motor ini, tapi saya penasaran seberapa besar tenaga motor berikutnya. Mungkin akan lebih ringan dengan sensasi tikungan yang berbeda. Segala yang bisa saya capai pada kecepatan 350 km/jam, akan saya lakukan sepenuhnya tahun ini," pungkasnya.
Editor: Suryadi