Ayo.. Jelajahi Gunung di Aceh, Cocok untuk Pecinta Alam

April 30, 2026 - 13:31
Gunung Burni Telong, Bener Meriah. (Doc HABADAILY.COM).

HABADAILY.COM - Aceh tidak hanya terkenal dengan keindahan pantainya dan kearifan budaya Islam, tapi juga menyimpan pesona alam pegunungan yang menakjubkan.

Dari dataran tinggi yang sejuk hingga puncak gunung yang menantang, provinsi paling barat Indonesia ini menawarkan pengalaman wisata alam yang kaya dan beragam.  Keindahan alam Aceh masih banyak yang belum tereksplorasi secara luas, terutama destinasi pegunungannya.

Baca Juga: Gunung Peuet Sagoe Pidie: Keindahan Puncak dengan Danau di Bawahnya

Tak sedikit dari gunung-gunung di Aceh yang menyimpan potensi wisata luar biasa, baik dari segi keindahan, ekosistem, hingga sejarah dan legenda yang melekat padanya.  Bagi Anda pecinta alam sudah saatnya menaklukkan keindahan pergunungan di Aceh. Berikut rekomendasi destinasi wisata gunung yang layak masuk dalam daftar petualangan Anda:

1. Gunong Taleuk, Pidie
Di Kabupaten Pidie, terdapat sebuah tempat yang sanggup membuat siapa pun terdiam sejenak begitu melihatnya, seolah alam sedang memamerkan lukisan terbaiknya. Tempat itu bernama Savana Gunong Taleuk.

Hamparan savana terbentang luas di kawasan pegunungan Kecamatan Tiro. Rumput-rumput pendek setinggi sekitar 30 sentimeter tumbuh menyelimuti tanah, laksana permadani hijau kekuningan.

Dari atas bukit, pandangan terbuka lebar memamerkan lekukan perbukitan, kabut tipis yang menggantung, serta langit yang terasa begitu dekat seolah bisa disentuh.

Gunong Taleuk, Pidie. (FOTO: Inong Pidie 2025, Dzurriyyal Khaira).

Inong Pidie 2025, Dzurriyyal Khaira, turut membagikan kekagumannya terhadap pesona tempat ini. Menurutnya, berkat banyaknya wisatawan yang mengabadikan keindahan Gunong Taleuk di media sosial, tempat ini perlahan menjelma menjadi destinasi baru yang diburu para pencinta hiking.

2. Gunung Peuet Sagoe, Pidie
Gunung Peuet Sagoe, Pidie, tersembunyi di jantung hutan belantara Aceh, tepatnya di Kabupaten Pidie, sebuah mahakarya alam yang tak banyak tersentuh manusia siap menguji adrenalin para pencinta alam: Gunung Peuet Sagoe.

Gunung ini berdiri anggun dengan empat puncaknya, gunung berapi aktif tipe strato ini seakan menjadi penjaga sunyi di Kecamatan Geumpang. Nama "Peuet Sagoe" sendiri diambil dari bahasa Aceh yang berarti Empat Persegi atau Empat Sudut.

Baca Juga: Sejuknya Gunung Seulawah Agam: Pelarian Tenang di Hamparan Hijau Aceh Besar

Agam Duta Wisata Pidie 2025, T. M. Iqbal, mengungkapkan bahwa Gunung Peuet Sagoe mengajarkan kita sebuah pelajaran berharga, di mana keindahan sejati tidak selalu mudah dijangkau, tetapi selalu layak untuk diperjuangkan.

"Gunung ini adalah salah satu gunung berapi aktif tipe strato dan juga merupakan bagian dari jalur Ring of Fire (Cincin Api)," ujar T. M. Iqbal kepada Habadaily.com, Senin (13/04/2026).

Gunung Peuet Sagoe, Pidie. (FOTO: Agam Duta Wisata Pidie 2025).

3. Gunung Seulawah Agam
Akses menuju lokasi ini sangat terjangkau. Pengunjung hanya perlu menempuh perjalanan darat sekitar 1 hingga 1,5 jam dari Kota Banda Aceh.

Kawasan Gunung Seulawah Agam tidak hanya menyuguhkan keindahan alam yang luar biasa, tetapi juga menjadi tempat pelarian sempurna bagi pencari ketenangan dan kesejukan.

Gunung berapi aktif ini sangat cocok bagi mereka yang ingin sejenak menjauh dari hiruk-pikuk rutinitas perkotaan. Di sini, setiap langkah seolah membawa pengunjung lebih dekat dan menyatu dengan alam.

Gunung Seulawah Agam (FOTO: Duta Wisata Aceh Besar 2025)

4. Gunung Burni Telong, Bener Meriah
Berada di Kabupaten Bener Meriah, Gunung Burni Telong dikelilingi oleh perkebunan kopi yang subur dan udara pegunungan yang sangat sejuk.

Sangat direkomendasikan untuk pendaki pemula hingga menengah karena jalurnya yang tidak terlalu ekstrem.

Sesampainya di puncak, pendaki akan disuguhi pemandangan megah jajaran pegunungan Bukit Barisan dan hamparan kebun kopi yang membentang hijau.

Gunung Burni Telong, Bener Meriah. (Doc HABADAILY.COM).

Tips Aman Mendaki Gunung di Aceh

  •  Persiapkan fisik dan mental sebelum mendaki, terutama untuk gunung dengan jalur ekstrem.
  • Gunakan jasa pemandu lokal jika belum mengenal medan pendakian.
  • Bawa perlengkapan lengkap termasuk jaket tebal, peralatan masak ringan, dan logistik secukupnya.
  • Hormati alam dan adat lokal, jaga kebersihan dan jangan merusak lingkungan sekitar

Editor: Suryadi

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.