DSI Banda Aceh Evaluasi Kompetensi Guru Diniyah dan Tahfizh di Sekolah

April 8, 2026 - 17:27
DSI Banda Aceh Monitoring Kompetensi Guru Diniyah dan Tahfizh di SMPN 6 Banda Aceh, pada Kamis (02/04/2026) lalu. (FOTO: HO I DSI Banda Aceh)

HABADAILY.COM - Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Banda Aceh melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kompetensi guru program Diniyah dan Tahfizh. Langkah ini diambil untuk memastikan kualitas pengajaran agama di tingkat sekolah menengah tetap terjaga dan relevan dengan tantangan zaman.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh ini difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia agar para pengajar memiliki kapasitas serta integritas yang kuat dalam menjalankan tugasnya.

Kepala DSI Kota Banda Aceh, Alimsyah yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengembangan Syari’ah, Wirzaini Usman, menegaskan bahwa evaluasi ini merupakan instrumen penting untuk mengukur sejauh mana efektivitas program di lapangan.

“Monitoring ini penting untuk memastikan para guru Diniyah dan Tahfizh tidak hanya kompeten secara materi, tetapi juga memiliki integritas tinggi. Mereka adalah garda terdepan dalam membentuk karakter generasi muda,” kata Wirzaini kepada Habadaily.com saat dijumpain diruang kerjanya pada, Rabu (08/04/2026).

Wirzaini mengaku, sebelumnya pihaknya juga sudah melalukan kunjungan di SMP Negeri 6 Kota Banda Aceh, pada Kamis (02/04/2026) lalu. Menurutnya, peran guru Diniyah sangat strategis karena mereka bertindak sebagai teladan langsung dalam penguatan nilai-nilai keislaman bagi para siswa di tengah gempuran arus informasi saat ini.

Program Diniyah di Banda Aceh memiliki rekam jejak panjang yang dimulai sejak tahun 2011, di bawah kepemimpinan mendiang Mawardy Nurdin dan Illiza Sa’aduddin Djamal. Program ini lahir bersamaan dengan pembentukan Komite Penguatan Aqidah dan Peningkatan Amalan Islam (KPA PAI) sebagai benteng bagi pelajar dari pengaruh aliran menyimpang.

Ke depan, DSI berharap hasil evaluasi ini dapat ditindaklanjuti dengan program peningkatan kapasitas (capacity building) yang lebih intensif.

“Kami berharap ada program lanjutan sehingga kualitas pembelajaran Diniyah dan Tahfizh bisa semakin optimal dan maksimal ke depannya,” ujarnya Wirzaini.

Wirzaini menyampaikan apresiasi kepada Disdikbud Kota Banda Aceh yang terus konsisten mengawal kualitas pendidikan agama.

“Kami sangat mengapresiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atas terlaksananya kegiatan ini. Ini adalah wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas program Diniyah demi masa depan generasi Aceh yang lebih baik,” tutupnya.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.