USK dan Kyoto University Luncurkan Buku 'MemoryGraph' untuk Rawat Ingatan Kolektif Aceh

March 24, 2026 - 00:50
USK dan Kyoto University Luncurkan Buku 'MemoryGraph' untuk Rawat Ingatan Kolektif Aceh. (FOTO: HO)

HABADAILY.COM - Universitas Syiah Kuala (USK) memperkuat kolaborasi internasional dengan Center for Southeast Asian Studies, Kyoto University, melalui peluncuran buku berjudul "MemoryGraph: Menjaga Kenangan Aceh Lewat Foto".

Kegiatan ini melibatkan Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC), Pusat Riset Ilmu Sosial dan Budaya (PRISB), Program Studi Magister Ilmu Kebencanaan, serta Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Peluncuran buku ini dijadwalkan berlangsung pada 26 Maret 2026 di Auditorium TDMRC USK.

Buku ini hadir sebagai respons atas tantangan memudarnya ingatan kolektif masyarakat Aceh setelah lebih dari dua dekade tsunami 2004 berlalu.

Yoshimi Nishi, salah satu penggagas pendekatan ini, menegaskan bahwa lanskap menyimpan jejak kehidupan yang sering kali tidak disadari. Menurutnya, bencana tidak hanya melenyapkan ruang fisik, tetapi juga memudarkan memori yang melekat di dalamnya.

“Dokumentasi visual menjadi langkah sederhana namun krusial untuk menjaga ingatan tetap hidup di tengah perubahan zaman,” kata Yoshimi.

Senada dengan hal tersebut, Alfi Rahman dari USK menekankan bahwa ketahanan masyarakat (community resilience) tidak hanya dibangun melalui infrastruktur fisik.

Ia berpendapat bahwa pemulihan pascabencana yang komprehensif harus mencakup penguatan aspek psikososial dan memori kolektif.

“Pemulihan tidak cukup hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan ingatan kolektif sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan masyarakat jangka panjang,” pungkas Alfi.

Editor: Suryadi

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.