28 November 2024, TikTok Music Tutup Permanen di Indonesia

October 17, 2024 - 10:09
28 November 2024, TikTok Music Tutup Permanen di Indonesia. (Foto: Doc habadaily.com)

HABADAILY.COM – Berita mengejutkan datang dari dunia musik digital Indonesia. TikTok Music, platform streaming musik yang sempat digandrungi para pecinta musik, resmi mengumumkan penutupan layanannya di Indonesia pada akhir November 2024. Keputusan ini diambil oleh ByteDance, perusahaan induk TikTok, sebagai bagian dari penyesuaian strategi bisnis secara global.

Seperti diketahui, peluncuran TikTok Music yang terbilang baru, yakni pada Juli 2023 lalu, membuat penutupan ini menjadi sorotan. Dalam waktu kurang dari 18 bulan, platform ini harus mengucapkan selamat tinggal kepada jutaan penggunanya di Indonesia.

Salah satu pertanyaan besar yang muncul adalah mengenai nasib pengguna yang telah berlangganan TikTok Music. Informasi resmi dari TikTok Music terkait pengembalian biaya langganan atau mekanisme migrasi data pengguna ke platform lain.

Habadaily.com menelusuri dengan membuka platform TikTok Music, pada Kamis (17/10/2024). Setiap membuka aplikasi TikTok music akan keluar diberandanya yakni, "Dengan menyesal kami memberitahukan bahwa TikTok Music akan ditutup pada 28 November 2024. untuk infromasi selengkapnya tentang penutupan TikTok Music, termasuk informasi mengenai pengembalian dana langganan dan cara mentranfer data pribadi Anda, klik bantuan, tulis di beranda TikTok Music".

Selain itu, juga tertulis bahwa setelah 24 Sepetember, kami tidak akan mendukung pendaftaran baru lagi. Kami ingin berterima kasih atas semua dukungan anda. Semoga anda menikmati musiknya.

Penutupan TikTok Music tentu akan memberikan dampak yang signifikan bagi industri musik Indonesia. Musisi lokal yang sebelumnya mengandalkan platform ini untuk mempromosikan karya-karyanya kini harus mencari alternatif lain. Selain itu, penikmat musik juga dihadapkan pada pilihan baru dalam memilih platform streaming musik yang sesuai dengan preferensi mereka.

Dikutip dari liputan6.com, Menurut Ole Obermann, Global Head of Music Business Development TikTok, penutupan TikTok Music merupakan bagian dari upaya untuk memfokuskan peran TikTok dalam mendorong nilai yang lebih besar bagi industri musik secara keseluruhan.

Meskipun alasan ini terkesan cukup umum, banyak pihak yang berspekulasi bahwa persaingan yang ketat di pasar streaming musik menjadi salah satu faktor utama di balik keputusan ini.

Penutupan TikTok Music menjadi sebuah pelajaran berharga bagi para pelaku industri musik digital. Platform streaming musik terus berkembang dengan pesat, dan persaingan di antara mereka semakin sengit.

Bagi musisi, penting untuk memiliki strategi promosi yang beragam dan tidak terlalu bergantung pada satu platform saja. Sementara itu, bagi pengguna, memilih platform streaming musik yang tepat menjadi semakin krusial.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.