PON XXI Aceh-Sumut 2024 Resmi Ditutup di Medan

September 21, 2024 - 00:24
Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 resmi berakhir pada Jumat malam (20/09/2024). (Foto:Humas Aceh)

HABADAILY.COM - Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 resmi berakhir pada Jumat malam (20/09/2024). Acara penutupan yang berlangsung meriah di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, ditandai dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya khas Sumatera Utara.

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Prof. Muhadjir Effendy, mewakili Presiden Joko Widodo secara resmi menutup perhelatan olahraga empat tahunan ini.

Pada PON XXI kali ini, kontingen Jawa Barat berhasil keluar sebagai juara umum dengan perolehan medali emas terbanyak. Hal ini menunjukkan dominasi Jawa Barat dalam berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan.

"Medali terbanyak direbut oleh Jawa Barat sebagai Juara Umum, yaitu 196 emas, 163 perak, dan 180 perunggu," ungkap Ketua KONI Pusat, Marciano Norman.

Dalam upacara penutupan, juga dilakukan serah terima bendera PON dari tuan rumah Aceh-Sumut kepada tuan rumah PON XXII tahun 2028, yaitu Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal ini menandai dimulainya persiapan kedua provinsi tersebut untuk menggelar pesta olahraga nasional berikutnya.

Pj Gubernur Aceh Safrizal ZA didampingi Ketua KONI Aceh menyerahkan kembali bendera PON kepada Ketua KONI Pusat. Oleh Marciano Norman, Bendera PON kemudian diserahkan kepada Pj Gubernur NTB, Mayjen TNI (Purn) Hasanuddin, didampingi oleh Ketua KONI NTB. Hal yang sama dilakukan oleh Pj Gubernur Sumatera bersama Ketua KONI Sumut. Mereka menyerahkan Pendara PON kepada Pj Gubernur NTT dan Ketua KONI NTT. 

Menteri Pemuda dan Olahraga, Ario Bimo Ariotedjo, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar PON dapat terus menjadi ajang untuk melahirkan bibit-bibit unggul atlet Indonesia.

"Pentingnya pembinaan atlet muda agar prestasi olahraga Indonesia semakin meningkat di kancah internasional," sebutnya.

PON XXI Aceh-Sumut 2024 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.

"Suksesnya penyelenggaraan event ini diharapkan dapat menjadi tonggak sejarah bagi perkembangan olahraga di Indonesia," tutupnya.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.