Bahasa Indonesia Kian Populer di Dunia, KBBI Tambah 200.000 Lema

June 16, 2024 - 13:19
Kepala Badan Bahasa, Aminudin Aziz pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi X DPR RI di Jakarta (Dok. Kemendikbudristek)
1 dari 3 halaman

HABADAILY.COM - Setelah ditetapkannya bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi Sidang Umum UNESCO pada 2023, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) menyatakan tengah meningkatkan jumlah lema Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). 

Kepala Badan Bahasa, E Aminudin Aziz dalam siaran pers, Sabtu (16/6/2024) mengatakan, untuk tahun ini pihaknya sedang menambah entri Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) hingga sejumlah 200.000 lema. Ia mengklaim itu sebagai capaian untuk pertama kalinya.

“Karena pada tahun-tahun sebelumnya penambahan biasanya hanya sejumlah 2.500 lema per pemutakhiran, sedangkan tahun ini akan menambahkan 80.000 lema,” terang Aminudin saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi X DPR RI di Jakarta.

Aminudin juga menjelaskan, perkembangan jumlah kosakata dapat meningkatkan status bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional. Ada beberapa faktor yang mendorong status tersebut, di antaranya soal fleksibilitas dan adaptabilitas, di mana bahasa dengan cakupan kosakata yang luas cenderung lebih fleksibel dan mampu menyesuaikan dengan berbagai konteks dan situasi.

“Ini membuat bahasa Indonesia lebih mudah digunakan dalam berbagai bidang, seperti ilmu pengetahuan, teknologi, bisnis, dan seni,” ucapnya.

© 2024 PT Haba Inter Media | All rights reserved.