Polda Aceh Gagalkan Penyelundupan Sabu 31 Kilogram Jaringan Internasional dan Ganja 370 Kilogram

June 5, 2024 - 14:02
Polda Aceh mengelar komprensi pers, gagalkan penyelundupan sabu 31 kilogram jaringan internasionaldi Polda Banda Aceh, Rabu (05/06/2024). (Foto:Muhammad Zia Ulhaq/Habadaily.com)

HABADAILY.COM - Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Aceh menggagalkan penyelundupan dan mengamankan narkoba jenis sabu seberat 31 kilogram jaringan internasional Thailand - Indonesia dan 370 kilogram ganja di lokasi yang berbeda.

“Pada hari Selasa 28 Mei 2024 didapat informasi bahwa akan ada transaksi norkotika jenis sabu yang keluar dari wilayah desa alu bugeng Kecamatan perlak timur kabupaten aceh timur,” kata Irjen Pol. Achmad Kartiko dalam konferensi pers di Polda Banda Aceh, Rabu (05/06/2024).

Baca juga: DPO Pria Asal Bireuen Jual Sabu 10,4 Kilogram Melalui Olshop, Berhasil Ditangkap

Irjen Achmad Kartiko mengatakan, dari informasinya dibawa oleh kendaraan roda empat jenis Honda crv warna putih menuju medan Sumatra utara.

Kemudian dari hasil informasi tersebut Ditresnarkoba melakukan pengejaran dan memberhentikan mobil tersebut. Lalu melakukan penggeledahan dan diamankan dua orang tersangka dengan inisial MM dan MH.

“Ditemukan barang bukti satu buah tas ransel warna coklat yang berisikan 11 bungkus narkotika jenis sabu dalam kemasan tulisan cina bermerek Huwang jin wang beratnya per bungkus 1kilogram,” kata Achmad Kartiko.

Dari hasil insteriogasi terhadap dua tersangka tersebut narkotika diperoleh dari F saat ini masih dalam pengejaran (DPO).

Kemudian tim Ditetresnarkoba langsung bergerak ke rumah kediaman sodara F dan saudara F tidak ada di tempat dan dilakukan penggeledahan terhadap rumah tersangka tersebut.

“Ditemukan dua kardolik yng berisikan 20 bungkus narkotika jenis sabu dalam kemasan teh Cina dengan merak huwang jin wang,” ujarnya.

Ditresnarkoba Polda Aceh juga berhasil mengungkap kasus penyelundupan ganja di dua lokasi berbeda.

Lokasi pertama Pada tanggal 24 April 2024. tim Ditresnarkoba berhasil mengamankan 263 kilogram ganja dari tersangka AM di Desa Betong, Kecamatan Betong, Kabupaten Nagan Raya.

"Dari hasil interogasi, AM mengaku ganja tersebut milik MH sedang dalam pengejaran (DPO), AM sebagai kurir dengan upah Rp 50 ribu per kilogram," ungkapnya.

Lokasi kedua pada tanggal 21 Mei 2024, berdasarkan informasi dari masyarakat tim Ditresnarkoba melakukan pemantauan transaksi jual beli ganja di Desa Lamteuba, Kecamatan Selimum, Kabupaten Aceh Besar.

"Tersangka melarikan diri meninggalkan barang bukti berupa ganja yang dimasukkan dalam karung goni dengan berat 107 kilogram," ujarnya.

Atas kasus tersebut, para pelaku narkotika jenis sabu, dikenakan pasal 114 ayat 2 Sub pasal 112 ayat 2 Jo pasal 132 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama 20 tahun penjara atau seumur hidup atau hukuman mati.

Para tersangka narkotika jenis ganja dikenakan pasal 111 ayat 2 jo pasal 114 ayat 2 jo pasal 115 ayat 2 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau maksimal pidana mati.

Editor: Suryadi

© 2024 PT Haba Inter Media | All rights reserved.