Masyarakat Aceh Menantikan Bioskop Syariah untuk Menikmati Film Layar Lebar

May 21, 2024 - 14:02
Konfrensi Pers Film Vina : Sebelum 7 Hari di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin 6 Mei 2024. (Foto:(Albin/Netralnews)
1 dari 3 halaman

"Kami berharap adanya Bioskop syariah, dimana masyarakat di Aceh bisa menikamati film film layer lebar. Selain untuk sebuah tontonan biosko syariah di Aceh nantinya juga bisa dijadikan sebagai tempat edukasi bagi Pendidikan," ujar Agus.
 

HABADAILY.COM - Di tengah gempuran film-film terbaru yang hits saat ini, masyarakat Aceh harus menelan pil pahit karena tidak memiliki akses untuk menikmatinya di layar lebar. Hal ini disebabkan oleh tidak adanya bioskop di wilayah tersebut.

"Kami tidak ada bioskop, kami tidak punya akses untuk menonton layar lebar. Selama ini kami hanya tahu ada film baru itu, hanya di Youtube maupun di media sosial lainnya," ungkap Agus, warga Banda Aceh, Selasa (21/05/2024).

Baca Juga:Puluhan Pelaku Ekonomi Kreatif di Aceh Ikuti Pelatihan Perfilman

Keinginan untuk menonton film di bioskop semakin terasa saat film-film populer seperti 127 Days' film layar lebar yang menceritakan tentang romantisnya pasangan suami istri, begitu juga film "Vina: Sebelum Tujuh Hari" yang saat ni menjadi viral di media sosial. Masyarakat Aceh hanya bisa menonton film tersebut melalui platform streaming atau media sosial, tanpa merasakan sensasi menonton di layar lebar.

© 2024 PT Haba Inter Media | All rights reserved.