Begini Sosok Seniman Aceh Almarhum Ibnoe Arhas di Mata Sahabat

May 10, 2024 - 11:12
Pemakaman Tgk Ibnoe Arhas Bin Tgk. Abdurahman, Kamis (9/5/2024) di Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya, Aceh. (Foto: Irfan untuk habadaily.com

HABADAILY.COM - Innalillahi wainnailaihirajiun. Kabar duka menyelimuti dunia seni Aceh, dengan meninggalnya Tgk Ibnoe Arhas Bin Tgk. Abdurahman, Kamis (9/5/2024) pukul 06.00 WIB, di kediamannya di Komplek Perumahan Buddha Tzu Chi, Gampong Panteriek, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh.

Ibnoe Arhas dikenal publik sebagai sosok seniman yang juga pernah aktif di dunia politik. Ia pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Selain itu, ia juga dikenang sebagai sosok pendakwah dan musisi.

"Innalillahi wainnailaihi raaji'un, Telah berpulang ke warrahatullah ayahanda kamsis IBNOE ARHAS bin ABDURRAHMAN Pagi subuh, kediaman Komplek Panteriek Jl. Timur 2 no. 16, Tertanda Ananda : Safwan Ibnoe Arhas," pesan WhatsApp anak kandung Ibnoe Arhas, Safwan Ibnoe Arhas,kepad Habadaily.com, pukul 07.30 WIB, kamis (09/04/2024).

Baca Juga: Duka Menyelimuti Dunia Seniman Aceh, Ibnoe Arhas Meninggal Dunia

Ibnoe Arhas menghembuskan nafas terakhirnya di usia 72 tahun. Semasa hidup, ia merupakan sosok yang multitalenta dan dedikasinya sangat tinggi terhadap seni dan budaya Aceh.

Ibnoe Arhas Bin  Tgk. Abdurahman (72) dimakamkan di Beuhom atau komplek pemakan keluarga di Gampong Paya Kecamatan Triengadeng, Pidie Jaya, Kamis (9/5/2024) petang, sekira pukul 16.25 WIB.

Mendiang memulai karirnya sebagai musisi dan aktor sandiwara. Ia merupakan musisi pertama yang masuk ke dapur rekaman di Aceh dan lagu-lagunya yang bernuansa religi banyak digemari masyarakat.

Sosok yang Dihormati dan Dicintai

Bagi para sahabat dan kolega, Ibnoe Arhas dikenal sebagai sosok yang baik, peduli, dan selalu menghargai karya orang lain. Ia juga dikenal sebagai seniman serbabisa yang piawai dalam menciptakan lagu, bermain sandiwara, dan berdakwah.

"Almarhum sangat baik. Beliau sangat peduli, akrab dengan mitra, selama beliau semasa hidup, saya melihat beliau sangat berbeda karakternya, dimana ia selalu menghargai karya orang," kenang Medya Hus, maestro seni turur Aceh, saat ditemui di rumah duka.

Medya Hus (Foto: Medya Hus untuk habadaily.com)

Bagi Medya Hus, Ibnoe Arhas adalah sosok guru. Banyak nasihat dan ilmu yang disedekahkan beliau selama hayatnya kepada banyak orang. Hal itu pula yang membuat kepergian musisi senior Aceh ini begitu menyisakan duka yang amat dalam.

"Beliau cerdas dalam bergaul, baik itu terhadap seniman muda maupun yang sebaya dengannya. Banyak ilmu beliau, mau berbagi dengan siapa saja," kenang Medya Hus.

Editor: Suryadi

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.