Band CuEX Pukau Penonton KPA dengan Musik Satirnya

May 8, 2024 - 13:22
Band legenda Aceh, Curahan Exoresi (CuEX), tampil memukau pada malam kedua Kongres Peradaban Aceh (KPA) 2024 di Jantho, Aceh Besar, pada Selasa (7 Mei 2024). (Foto: CuEX untuk Habadaily.com)

"Penampilan 'CuEX' tadi malam menjadi sebuah kejutan sekaligus pengobat rindu kami terhadap musik yang bernada satir,"

HABADAILY.COM - Band legenda Aceh, Curahan Exoresi (CuEX), tampil memukau pada malam kedua Kongres Peradaban Aceh (KPA) 2024 di Jantho, Aceh Besar, pada Selasa (7 Mei 2024). Penampilan mereka menjadi kejutan sekaligus pengobat rindu bagi para penonton yang telah lama menantikan musik satir khas CuEX.

CuEX yang digawangi Maimunzir (vokal), Ebon Ibanez (melodi), Yusrianyah (bass), Edi Sofyan (kajon), Dedi Satria (biola), dan Safwan Ibnoe Arhas (kibord) membawakan lagu-lagu mereka dengan penuh semangat dan energi. Penonton pun ikut bernyanyi dan menari bersama, menikmati musik satir yang dikemas dengan apik oleh CuEX.

Baca Juga: Malam Ini, Mohderzam Hibur Warga Nagan Raya di TTG Aceh XXV dan HUT ke-22

"Penampilan 'CuEX' tadi malam menjadi sebuah kejutan sekaligus pengobat rindu kami terhadap musik yang bernada satir," kata Maimunzir, vokalis CuEX, kepada Habadaily.com, Rabu (8 Mei 2024) di Banda Aceh.

Maimunzir mengungkapkan bahwa CuEX sempat vakum selama 16 tahun, dengan konser terakhir mereka pada pertengahan 2008. Kini, mereka kembali aktif dengan personel lama dan tetap dengan lirik-lirik satirnya yang tajam dan kritis.

Baca Juga:Medya Hus dan Ahadi PJ Hentakkan Malam KPA Jantho dengan Seni Tutur Aceh

"Pementasan kami malam ini sebagai pengobat rindu sekaligus mencurahkan kembali ekspresi yang selama ini kami pendam," ujar pelantun lagu "Poh Bandet" ini. "Terimakasih untuk panitia & kawan-kawan ISBI Aceh yang telah memberikan ruang ekspresi untuk kami malam ini."

Selain CuEX, malam kedua Kongres Peradaban Aceh juga dimeriahkan oleh Joel Pasee and Friends, dan sejumlah seniman dan artis lainnya.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 500 peserta dari berbagai kalangan dan ribuan masyarakat sekitar sebagai penonton. Kongres Peradaban Aceh merupakan sebuah forum diskusi dan pertukaran ide tentang berbagai aspek peradaban Aceh, mulai dari sejarah, budaya, hingga masa depan.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.