ASN di Aceh Wajib Ikuti Penguatan Moderasi Beragama

May 7, 2024 - 11:02
Kasubbag Tata Usaha Kankemenag Aceh Barat, Khairul Azhar membuka Pelatihan di Wilayah Kerja (PDWK) Penguatan Moderasi Beragama, Senin (6/5/2024). [dok. Ist]

HABADAILY.COM – Moderasi beragama merupakan salah satu rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN). Setiap aparatur sipil negara (ASN) diwajibkan untuk mengikuti penguatan moderasi beragama.

Kasubbag Tata Usaha Kankemenag Aceh Barat, Khairul Azhar menyampaikan hal tersebut saat membuka Pelatihan di Wilayah Kerja (PDWK) Penguatan Moderasi Beragama, Senin (6/5/2024).

“Soal definisi moderasi beragama sangat mudah didapatkan, akan tetapi penguatan moderasi beragama ini belum final,” ujarnya.

Baca Juga: 128 ASN Pemerintah Aceh Donor Darah, Total Sumbangan Darah Tahun Ini Capai 1.384 Kantong

Menurut Khairul, sebagai pelayan masyarakat, ASN harus mampu mengajak dan mengubah cara pandang masyarakat agar tidak berpandangan miris dan negatif yang dapat melahirkan sikap radikal.

“Jangan sampai kehadiran ASN di tengah masyarakat bukan sebagai penyejuk, tetapi sebagai provokatif. Jangan membuat masyarakat bingung dengan pernyataan kita,” tambahnya.

Khairul menjelaskan, penguatan moderasi beragama bertujuan untuk mendapatkan nilai-nilai keseimbangan dalam beragama. Moderasi beragama memiliki cara pandang seimbang, yaitu tidak ekstrem kiri dan tidak ekstrem kanan, akan tetapi berada di tengah-tengah.

Baca Juga: Pemerintah Aceh Ingatkan ASN Jaga Netralitas di Tahun Politik

“Sikap ini harus dikembangkan oleh ASN yang menjadi contoh bagi masyarakat,” pungkasnya.

PDWK Penguatan Moderasi Beragama bagi ASN Administrasi diikuti oleh 40 ASN administrasi kantor, KUA dan madrasah yang akan berlangsung hingga Sabtu, 11 Mei 2024.[]

© 2024 PT Haba Inter Media | All rights reserved.