Pertumbuhan Ekonomi Aceh Meningkat, Kemiskinan dan Pengangguran Menurun

April 22, 2024 - 16:26
Gubernur Aceh, Bustami didampingi Kepala Bappeda Aceh, T. Ahmad Dadek menyerahkan Anugerah Prof. A. Majid Ibrahim Ketegori Kabupaten Terbaik Tahun 2024 pada pembukaan Musrembang Aceh Tahun 2024 dalam Rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA) Tahun 2024 Bersama Seluruh Bupati/Walikota Se Aceh di Anjong Monmata, Banda Aceh, Senin, (22/04/2024). (Foto: Humas Gubernur Aceh)
1 dari 3 halaman

HABADAILY.COM – Pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) serta Gini Rasio di Aceh menunjukkan penurunan yang menggembirakan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Penjabat Gubernur Aceh Bustami Hamzah, dalam sambutannya saat membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Aceh Tahun 2024 dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA) Tahun 2025, di Anjong Mon Mata Komplek Meuligoe Gubernur Aceh, Senin (21/4/2024).

“Saat ini, kita tengah melangkah maju dengan keyakinan yang kuat, didukung oleh capaian indikator pembangunan yang menunjukkan tren positif bagi Aceh. Pertumbuhan ekonomi kita relatif stabil, dengan pertumbuhan sebesar 4,23 persen pada tahun 2023, yang menandakan peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Angka kemiskinan terus menurun menjadi 14,45 persen pada tahun yang sama,” ujar Gubernur.

Selain itu, sambung Bustami, tingkat pengangguran terbuka (TPT) dan Gini rasio juga menunjukkan penurunan yang menggembirakan, menjadi 5,75 persen dan 0,296 secara berturut-turut. Semoga, tren ini dapat kita pertahankan dan tingkatkan untuk masa mendatang.

Oleh karena itu, untuk menjaga tren positif tersebut, Gubernur mengingatkan agar Musrenbang sebagai forum tertinggi dalam sistem perencanaan pembangunan di daerah, dapat merumuskan arah dan prioritas pembangunan Aceh yang akan dilaksanakan pada tahun 2025.

“Pada kesempatan ini, saya mengajak semua pihak yang terlibat dalam musrenbang untuk bekerja dengan sebaik-baiknya, agar Musrenbang kali ini dapat menghasilkan RKPA yang aspiratif, realistis, dan berkelanjutan,” ujar Gubernur berpesan.

Mengacu pada tema RKPA Tahun 2025, yaitu ‘Mengurangi Ketimpangan Wilayah Melalui Pembangunan Infrastruktur Strategis dan Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan,’ Gubernur mengingatkan lima prioritas Pembangunan yang telah ditetapkan, yaitu Transformasi Sosial; dengan fokus kesehatan untuk semua, pendidikan berkualitas yang merata dan perlindungan sosial adapatif.

Transformasi Ekonomi; dengan fokus utama pada penerapan ekonomi hijau, dan perkotaan dan perdesaan sebagai pusat pertumbuhan. Selanjutnya, Transformasi Tata Kelola; dengan fokus utama pada regulasi dan tata kelola yang berintegrasi dan adaptif.

Berikutnya, Keamanan Daerah Tangguh, Stabilitas dan Implementasi Syariat Islam; dengan fokus utama berdaya saing regional, nasional dan global serta transformasi nilai nilai syariat Islam.

© 2024 PT Haba Inter Media | All rights reserved.