HABADAILY.COM—Sesosok mayat pria lanjut usia ditemukan mengapung di aliran Krueng Peusangan, kawasan Krueng Tingkeum, Gampong Geulanggang Meunje, Kecamatan Kutablang, Bireuen, Rabu (24/1/2024). Belakangan identitasnya diketahui bernama Abdullah Usman, warga Ceubrek, Kecamatan Peusangan Selatan, Bireuen.
Keberadaan mayat tersebut awalnya terlihat oleh karyawan Doorsmer Ikram Kuta Blang. Saat istirahat kerja sekira pukul 12.55 WIB, tanpa sengaja ia memerhatikan benda terapung terbawa aliran sungai ke arah utara.
“Benda itu menyerupai tubuh manusia, makanya diberitahukan kepada rekan-rekan sesama pekerja doorsmer,” tutur warga di lokasi temuan mayat tersebut.
Sontak saja beberapa warga setempat bergegas menuju lokasi mayat yang terbawa arus. “Saat ditemukan mayat itu sudah terdampar di area sedot pasir Geulanggang Meunje,” ungkapnya.
Penemuan itu kemudian diberitahukan kepada Keuchik Geulanggang Meunje dan Kapospolsubsektor Kutablang. Sesaat kemudian, tim BPBD Bireuen dan ambulance Puskesmas Kutablang meluncur ke lokasi penemuan mayat.
Para petugas gabungan dibantu warga setempat mengangkat mayat ke bantaran sungai untuk dievakuasi ke Puskesmas Kutablang. Selanjutnya dijemput pihak keluarga dan dibawa pulang ke rumah duka di Gampong Ceubrek, Kecamatan Peusangan Selatan, Bireuen.
Kapolres Bireuen AKBP Jatmiko SH MH melalui Kapolsubsektor Kutablang Ipda Jusman SSos mengatakan setelah ditelusuri pihaknya diketahui identitas korban, Abdullah Usman (85). “Almarhum warga Ceubrek, Kecamatan Peusangan Selatan,” ujarnya.
Pria Lansia yang semasa hidupnya akrab disapa Nek Lah ini diduga mengalami lupa ingatan. “Korban juga telah dinyatakan hilang sejak Senin 22 Januari lalu sekira pukul 16.00 WIB sore di seputaran Gampong Ceubrek. Pemberitahuan ini sudah diposting di medsos oleh pihak keluarganya,” sebut Ipda Jusman.
Diperkirakan korban sudah hanyut sejak dua hari lalu dengan kondisi tubuh telungkup. “Sementara ini tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh mayat yang sudah agak mengembung,” pungkas Ipda Jusman.[]