KIP, Caleg dan Pengurus Partai Deklarasi Pemilu Damai di Banda Aceh

December 5, 2023 - 13:22
Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh bersama para calon legislatif (caleg) dan pengurus partai politik mendeklarasikan pemilu damai di Taman Bustanussalatin, Selasa (06/12/2023). FOTO: Habadaily.com/Muhammad Zia Ulhaq

HABADAILY.COM, Banda Aceh - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh bersama para calon legislatif (caleg) dan pengurus partai politik mendeklarasikan pemilu damai di Taman Bustanussalatin, Selasa (06/12/2023).

Kegiatan yang diawali dengan zikir bersama tersebut diikuti oleh seluruh partai politik yang ada di Aceh. Dalam deklarasi tersebut, para peserta menyatakan komitmennya untuk menciptakan pemilu yang damai, jujur, adil, dan berintegritas.

Peserta juga menyatakan komitmennya untuk menghindari segala bentuk kekerasan, provokasi, dan ujaran kebencian dalam pelaksanaan pemilu. Mereka juga berkomitmen untuk menghormati hak dan kebebasan setiap individu dalam menentukan pilihan politiknya.

Ketua KIP Kota Banda Aceh, Yusri Razali, mengatakan bahwa deklarasi pemilu damai ini merupakan momentum penting untuk menjaga kondusivitas pelaksanaan pemilu tahun 2024 di Kota Banda Aceh.

"Deklarasi ini merupakan bentuk komitmen bersama dari seluruh stakeholder pemilu untuk menciptakan pemilu yang damai, jujur, adil, dan berintegritas," kata Yusri.

Yusri juga mengajak seluruh masyarakat Kota Banda Aceh untuk berperan aktif dalam menjaga kedamaian dan ketertiban dalam pelaksanaan pemilu.

"Mari kita bersama-sama menjaga kedamaian dan ketertiban dalam pelaksanaan pemilu," ajaknya.

Sementara itu, Pejabat Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin, mengatakan bahwa pemilu merupakan tonggak demokrasi yang sangat penting dalam sistem tata negaraan.

"Melalui pemilu, kita mempunyai kesempatan untuk memilih para pemimpin yang akan menjalani amanah untuk membangun tanah air yang lebih baik," kata Amiruddin.

Amiruddin menegaskan bahwa perbedaan pandangan dan pilihan adalah hal yang wajar dan sejalan dengan semangat demokrasi. Namun, penting bagi masyarakat untuk mengingat bahwa meskipun memiliki perbedaan, mereka semua adalah bagian dari warga Kota Banda Aceh yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga kedamaian dan ketentraman.

"Dalam menghadapi perbedaan, kita harus berkomunikasi dengan baik, saling mendengarkan, dan menghindari kekerasan ataupun retorika," harapnya.

Deklarasi pemilu damai ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi seluruh masyarakat Kota Banda Aceh untuk bersama-sama menjaga kedamaian dan ketertiban dalam pelaksanaan pemilu tahun 2024.

"Semua pihak harus menghormati hak dan kebebasan setiap individu dalam menentukan pilihan politik mereka, tanpa memandang perbedaan warna kulit, agama, suku, atau latar belakang lainnya," imbuhnya.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.