HABADAILY.COM, BIREUEN - Pengerjaan pembangunan jembatan kembar Peudada atau duplikasi jembatan Krueng Peudada, Kabupaten Bireuen, mendadak terhenti. Bahkan, dalam beberapa hari terakhir tidak ada aktiviatas apapun di lokasi proyek.
“Sudah beberapa hari ini, baik tukang maupun mandor tidak ada di lokasi proyek,” kata M Yunus, warga Meunasah Pulo, Kecamatan Peudada, saat dijumpai di lokasi proyek yang bersebelahan dengan jembatan lama Peudada, Rabu (16/11/2022).
Menurutnya, sejumlah warga yang biasa berlalu-lalang di lintasan itu juga bertanya-tanya mengapa pembangunan proyek itu terheti tiba-tiba.
“Banyak juga yang bertanya mengapa tidak ada lagi kegiatan di lokasi proyek. Padahal sebelumnya banyak pekerja yang terlibat dalam pembangunan jembatan kembar ini,” kata Yunus.
Pantauan Habadaily.com di lokasi pembangunan duplikasi jembatan Krueng Peudada, Rabu (16/11/2022), terlihat sepi dari aktivitas. Para pekerja yang biasanya ramai juga tidak terlihat satu orang pun di lokasi itu, termasuk pengawas material proyak yang dikerjakan PT Takabeya Perkasa Group itu.
Di lokasi proyek hanya tampak pipa-pipa besar yang menumpuk, serta beberapa material lainnya. Hal ini menimbulkan tanda tanya masyarakat, mengapa pengerjaan proyek itu terhenti yang sebelumnya menggebugebu pengerjaannya.
Direktur Utama PT Takabeya Perkasa Group H Mukhlis SH yang dikonfirmasi via whatsapp terkait terhentinya pengerjaan itu sejauh ini belum memberi tanggapannya.
Sebagaimana diketahui, pembangunan jembatan jembatan rangka baja yang panjangnya mencapai 240 meter itu mulai dikerkan pada 27 Agustus 2022 yang ditandai dengan peusijuk oleh H Mukhlis SH.
Acara itu turut dihadiri Pj Bupati Bireuen, Dr Aulia Sofyan PhD, Ketua DPRK Bireuen, Kapolres Bireuen, Dandim 0111/Bireuen, Kejari Bireuen, serta sejumlah tokoh dan ulama.
Pj Bupati Bireuen Dr Aulia Sofyan dalam pertemuan tersebut antara lain mengharapkan kepada pelaksana pekerjaan dapat mempekerjakan putra daerah dalam proyek itu.[]