Dua Mahasiswa USK Aceh Lolos Program Exchange YEEP ke Taiwan

Habadaily | Pendidikan - September 19, 2022 - 20:28
Ilustrasi: Dua Mahasiswa USK Aceh Lolos Program Exchange YEEP ke Taiwan. FOTO. Net

BANDA ACEH | Dua mahasiswa Universitas Syiah Kuala yaitu Nasya Nazmah dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dan Fauzur Rahmat dari Fakultas Pertanian, berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan karena berhasil lolos program pertukaran mahasiswa (exchange) Youth Elite Exchange Program (YEEP) ke Taiwan.

Program New Southbound Policy Short-Term Study Exchange Program For Elite Youth In South East Asia ini, diselenggarakan oleh National Quemoy University yang disubsidi oleh Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan, R.O.C.

Kedua mahasiswa USK ini akan berada di Taiwan mulai dari September 2022 – Januari 2023. Selama di Taiwan, mereka akan mengikuti berbagai program YEEP. Di antaranya mereka akan berinteraksi dan bertukar pikiran dengan profesor, mitra, dan perusahaan dari berbagai negara di Asia Tenggara. Selain itu mereka juga akan mempelajari bahasa Mandarin. 

“Alhamdulillah, keberhasilan dua mahasiswa USK ini menjadi catatan istimewa bagi kami. Karena prestasi mereka setidaknya menjelaskan, bahwa kualitas mahasiswa USK semakin diakui dunia internasional,” kata Wakil Rektor III USK Prof. Dr. Mustanir, (19/09/2022) di Banda Aceh.

Untuk diketahui, sebelumnya kedua mahasiswa USK ini telah terlebih dahulu mengharumkan nama kampus ini dengan prestasinya. Misalnya Nasya Nazmah yang merupakan Ratu Baca Aceh 2021 – 2022. Dirinya juga peraih Awardee Global Youth Leadership Academy (GYLA), Summer Program Italy dan lainnya. Begitu pula Fauzur Rahmat yang merupakan Pemuda Berprestasi Aceh 2021.

Terkait kegiatan ini Nasya mengungkapkan, dirinya menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan mereka lolos program exchange ini. Mereka bertekad akan mengikuti program ini sebaikmungkin dan berencana mengaplikasikan berbagai hal positif dari kegiatan ini setelah kembali ke Indonesia nantinya. Khususnya untuk mendorong para pemuda di Aceh agar semakin termotivasi mengejar cita-cita atau meraih prestasinya.

“Selain itu, kami juga akan berusaha memberikan masukan dan saran yang bersifat membangun kepada pihak berwenang terkait inovasi atau hal positif yang didapatkan selama di Taiwan,” ucapnya.(**)

Share: