Abiya Jeunieb Serahkan Rumah BMU-WPU ke 088 di Aceh Besar

Habadaily | Sosbud - December 11, 2021 - 02:38
Ummi Salbiah M Saleh seorang janda ditinggal meninggal dunia suaminya sudah 8 tahun yang tinggal di Gampong Siem, Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar.FOTO: For Habadaily.com
HABADAILY.COM | 

Ketua Umum BMU (Barisan Muda Ummat) Pusat, Tgk Muhammad Yusuf Nasir, menyerahkan rumah bantuan masyarakat melalui BMU dan WPU (Wanita Peduli Ummat) kepada Ummi Salbiah M Saleh, di Gampong Lam Siem, Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Kamis, 9 Desember 2021.

Di dalam sambutannya pada acara yang turut dihadiri Camat Blangbintang dan Imum Mukim setempat tersebut, Tgk Muhammad Yusuf Nasir yang akrab disapa Abiya Jeunieb, mengatakan, BMU-WPU mengumpulkan bantuan untuk membangun rumah dhuafa sebagai bentuk kepedulian sesama umat Islam.

“Sesama umat Islam itu bersaudara. Melalui BMU-WPU, di antara waktu dan tenaga yang terbatas, kami para teungku atau ulama dayah berupaya sepenuh hati hadir dan peduli pada ummat, bahwa ulama hadir untuk menawarkan solusi kepada masyarakat. Kita mengajak umat Islam supaya peduli sesamanya.

Di masa Rasulullah SAW dan kekhalifahan, umat Islam kuat karena saat itu masih saling peduli dan memiliki rasa sosial tinggi. Oleh karena itu, marilah kita menguatkan kembali persaudaraaan kita, membudayakan lagi rasa saling membantu sesama Islam,” kata Abiya Jeunieb yang hari itu menyerahkan rumah BMU-WPU mewakili Imam Besar BMU Tgk H Muhammad Yusuf A Wahab atau Tu Sop Jeunieb.

Sementara, Sekjen BMU Pusat, Tgk Zainuddin MZ Al-Biruny, mengatakan, pihaknya membangun rumah BMU-WPU ke 088 untuk Ummi Salbiah M Saleh berkat bantuan dari 450 orang donatur.

“Untuk rumah ke 088 ini, kita dapat batuan dari 450 orang, baik dari Aceh, wilayah lain di Indonesia, maupun dari diaspora Aceh di luar negeri seperti Amerika Serikat, Australia, Malaysia, Brunei, Denmark, dan lainnya. Dari 450 orang dermawan tersebut kita mendapatkan bantuan sejumlah 68.792.555 juta Rupiah.

Untuk menjalankan amanah para dermawan tersebut, kita gunakan untuk membangun rumah Ummi Salbiah M Saleh sejumlah 64.795.000 juta Rupiah. Sisa uang sejumlah 3.996.655 juta Rupiah akan kita gunakan untuk pembangunan rumah layak huni BMU WPU Peduli selanjutnya,” kata Zainuddin, dalam siaran pers BMU Pusat, Jumat, 10 Desember 2021.

Profil Singkat Penerima Rumah BMU-WPU 088

Ummi Salbiah M Saleh seorang janda ditinggal meninggal dunia suaminya sudah 8 tahun yang tinggal di Gampong Siem, Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar.

Ummi Salbiah (59) memiliki 3 (tiga) orang anaknya masing-masing Nellissakdah (32) yang kondisi keadaan kekurangan pasca kecelakaan tabrak lari, Muhammad Asmadi (30) dan Ajrul Amilin (21).

Beliau sekeluarga saat ini menempati gubuk rangkang berukuran  2X2 meter karena rumah yang ditinggalkan oleh almarhum suaminya tidak dapat dihuni lagi. Gubuk rangkang tersebut terbuat tiang dari kayu bekas, berdinding papan bekas yang lapuk dimakan usia. Atap rumah tersebut dari seng bekas yang mulai bocor sangat memprihatinkan karena sangat tidak layak bagi kehidupan mereka, bahkan satu anaknya Ajrul Amilin tidur di Kantor Keuchik yang status masih mahasiswa mendapatkan bea siswa dan uang saku 10 ribu per hari dari Ibu Dosen tempat dia kuliah.

Mengingat kondisi gubuk rangkang membahayakan mereka apalagi saat ini musim penghujan ditambah lagi cuaca yang tidak menentu seperti angin dan kondisi alam lainnya yang menyebabkan mereka kewalahan dalam menghadapinya.

Ummi Salbiah tidak bekerja karena mengurus anaknya Nellissakdah (32) yang kondisi keadaan kekurangan pasca kecelakaan tabrak lari, jangankan membangun rumah untuk kebutuhan sehari-hari dari jerih payah anaknya Muhammad Asmadi berkerja sebagai buruh lepas.

Share: