Melatih Kaum Ibu Buat Kue Ala Wakil Ketua DPRK Aceh Besar

Habadaily | Ekbis - December 1, 2021 - 23:18
Melatih Kaum Ibu Buat Kue Ala Wakil Ketua DPRK Aceh Besar. FOTO: Beritakini.co

Dalam rangka memaknai Hari Pahlawan 10 November 2021, Wakil Ketua DPRK Aceh Besar Zulfikar Aziz SE mengadakan pelatihan gratis cara mengkreasikan kue bolu dan kue sus untuk ibu-ibu rumah tangga di Aceh Besar.

Pelatihan tersebut diselenggarakan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Aceh Besar yang diikuti ibu-ibu secara bertahap di Kecamatan Mesjid Raya, Baitussalam,Kuat Baro dan Krueng Barona Jaya, 10-12 November 2021.

Untuk tahap pertama digelar di Gedung ACR Training Center, Rabu 10 November 2021 yang diikuti ibu-ibu di beberapa Gampong dari Keca matan Mesjid Raya. Saat membuka acara tersebut, Zulfikar Aziz mengatakan ibu rumah tangga harus bisa mengambil spirit dan semangat dari pahlawan yang telah mempertaruhkan nyawa demi memerdekakan Indonesia dari penjajah.

“Tinggal kita mengisi kemerdekaan ini dengan kerja keras terutama dalam meningkatkan pendapatan ekonomi. Ibu rumah tangga juga harus mengambil peran penting dalam meningkatkan ekonomi keluarga bahkan dalam tanda kutip harus menjadi pahlawan keluarga,” harap Wakil Ketua DPRK dari Fraksi PKS ini.

Selain itu, kata Zulfikar Aziz, pelatihan membuat kue itu diharapkan dapat memberdayakan masyarakat terutama untuk membantu perekonomian kel uarga disaat pandemi, dimana ekonomi sekarang sangat sulit. Menurutnya, ibu-ibu yang mengikuti pelatihan agar terus berkarya serta makin kreatif dan inovatif dalam menciptakan varian kue baru agar punya ciri khas, sehingga memiliki nilai ekonomis dan bisa bersaing dengan produk luar Aceh.

Selain itu, kata Zukfikar, ini juga dalam rangka mendukung Visi dan Misi Bupati Aceh Besar Mawardi Ali - Husaini A Wahab terkait pemberdayaan ekonomi UMKM untuk menciptakan satu produk dalam satu mukim.

“Nanti warga desa yang sudah ikut pelatihan pembua tan kue ini segera bisa dipraktekkan di rumah. Kegiatan ini adalah untuk memberdayakan masyarakat agar terampil dalam segala bidang khususnya penggerak PKK, sehingga di Aceh Besar punya potensi bidang kuliner yang patut dicontoh, ” paparnya.

Dia juga mendorong untuk membentuk industri- Industri rumahan dan Sektor UMKM ini diharapkan dapat menampung banyak tenaga di Aceh Besar ditengah Pandemi Covid 19 yang masih melanda.

Soal pemasaran, Zulfikar Aziz mengaku akan terus men dorong dinas terkait untuk ter us memberikan pendampingan bagaimana kiat-kita memasar kan produk agar diketahui oleh konsumen secara luas.

“Tentu kita harus memanfaatkan sarana, terutama mempromosikan secara online. Kita juga siap membantu untuk diuji melalui BPOM. Ini penting karena konsumen akan merujuk pada izin BPOM,” ungkapnya.

Kemudian, katanya, setelah pelatihan ini mereka diharapkan mampu mengembangkan ilmu yang ditularkan untuk menambah inkam pemasukan. Sedangkan bila dilihat tadi para peserta pelatihan sangat antusias sekali, mereka mengaku yang dilakukan sangat bermanfaat dalam pembuatan kue dan dipandu oleh instruktur yang ahli dibidangnya.

Salah satu peserta me minta agar Pemkab Aceh Besar menyediakan dan mendirikan kios-kios kecil di lokasi pinggir jalan menuju Krueng Raya seperti kios penjual ikan asin di Lhoknga dan Leupung.

“Dengan destinasi wisata yang kita punya tentu banyak sekali pengunjung yang melewati jalan arah Krueng Raya, jika ada kios-kios kecil pasti mereka akan singgah dan ini dapat meningkatkan pendapatan kita nantinya,” harap peserta.

Mengamini permintaan peserta yang hadir, Zulfikar Aziz mengaku akan memperjuangkannya melalui dinas terkait. ”Ini saya rasa permintaan yang sangat lumrah, dan saya yakin Bupati Mawardi Ali juga akan mendukung keinginan ini,” harap Zulfikar Aziz.[***]

Tulisan ini sudah terbit di HD Indonesia Edisi : 25 (15 - 30 NOVEMBER 2021

Share: