USK dan STAI Al-Islahiyah Binjai Kerjasama Pengembangan SDM

Habadaily | Pendidikan - November 4, 2021 - 17:58
Wakil Rektor IV USK Prof Hizir bersama Junaidi selaku Rektor STAI Al-Ishlahiyah Binjai menandatangani nota kerjasama di ruang Balai Senat USK, Kamis (4/11/2021).
HABADAILY.COM | 

Rektor Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syekh Abdul Halim Hasan Al-Ishlahiyah Kota Binjai, Provinsi Sumatra Utara, mengunjungi Universitas Syiah Kuala (USK), guna melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Penandatangan MoU tersebut berlangsung di Balai Senat Gedung Rektorat kampus setempat, Kamis 4 November 2021.

Wakil Rektor IV USK Prof Dr Hizir bersama Junaidi SS SPd MSi selaku Rektor STAI Al-Ishlahiyah Binjai menjadi perwakilan kedua kampus untuk menandatangai kerjasama tersebut. MoU ini difokuskan pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), demi kemajuan pendidikan.

Prof Hizir mengungkapkan bahwa USK sekarang ini merupakan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan status satker Badan Layanan Umum (BLU). Saat ini menuju PTN-BH (Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum). Ia berharap dukungan semua pihak, agar cita-cita tersebut bisa terealisasi. Pihaknya menyambut baik kehadiran STAI Al-Ishlahiyah ke USK.

"Suatu kebahagiaan bagi kami dikunjungi saudara dekat. Sebenarnya banyak sekali persamaan, bisa dikatakan serumpun. Pada prinsipnya kita USK men-support siapapun universitas lain, baik negeri dan swasta yang belajar kemari," kata Prof Hizir.

USK memiliki Prodi Ekonomi Islam di bawah Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Prodi ini punya peluang besar bagi STAI Al-Ishlahiyah untuk mengimplementasikan kerjasama. Menurut WR IV, banyak tulisan yang terbit di jurnal bereputasi internasional dari prodi tersebut. USK juga mempunya banyak pakar di bidangnya. USK juga memberikan kesempatan pengembangan bagi SDM STAI Al-Ishlahiyah.

"Kita siap bersinergi jika ada dosen yang melanjutkan studi di USK. Kita punya banyak prodi di S3. Sangat memungkinkan untuk meng-upgrade staf ataupun lainnya. Ke depan, mungkin ada kegiatan yang bisa kita saling sinergikan. Salah satunya, pertukaran mahasiswa ataupun dosen," tutur WR IV USK.

Prof Hizir menerangkan, selama ini banyak universitas baik negeri maupun swasta di Indonesia yang datang ke kampus Jantong Ate Rakyat Aceh untuk belajar. Salah satu hal yang paling sering adalah, belajar atas keberhasilan USK meraih akreditasi A. Namun begitu, USK juga selalu belajar kepada setiap tamu yang datang ke kampus ini.

Sementara itu, Rektor STAI Al-Ishlahiyah Binjai Junaidi SS SPd MSi menyampaikan terimakasih kepada USK atas sambutan yang luar biasa, serta kesediaan berkerjasama. Pihaknya ingin belajar untuk kemudian diterapkan di kampus mereka.

"Kami hadir untuk menawarkan kerjasama, sekaligus belajar Tri Dharma Perguruan Tinggi. Apalagi perkembangan USK sangat luar biasa. Karena itu kami merasa sudah waktunya belajar ke Aceh," kata Rektor STAI Al-Ishlahiyah

Di kesempatan tersebut ia mengabarkan, bahwa kampus yang ia pimpin saat ini memiliki enam prodi, dengan mahasiswa aktif sebanyak 4000-an lebih. STAI Al-Ishlahiyah kini sedang mengajukan perubahan dari Sekolah Tinggi menjadi Institut.

"Semoga saja kerjasama ini bisa diimplementasikan dalam bentuk lebih detail. Terutama bagi pengembangan SDM dan pengabdian masyarakat," harap Junaidi.[]

Share: