Mahfud MD: Presiden Setuju Amnesti untuk Saiful Mahdi

Habadaily | Hukum - October 6, 2021 - 11:36
Menkopolhukam, Mahfud MD. [Dok. CNN]
HABADAILY.COM | 

HABADAILY.COM - Menko Polhukam, Mahfud MD menyatakan bahwa pemerintah telah selesai memproses permintaan amnesti untuk dosen Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Saiful Mahdi.

Saat ini prosesnya tinggal menunggu di DPR, seperti mengacu Undang-Undang, bahwa Presiden harus mendengar DPR bila akan memberikan amnesti dan abolisi.

Mahfud mengatakan, setelah berdialog dengan istri Saiful Mahdi dan kuasa hukumnya pada 21 September lalu, esoknya ia langsung menggelar rapat dengan Kemenkumham dan Kejaksaan Agung.

“Saya katakan kita akan mengusulkan kepada Presiden untuk memberikan amnesti kepada Saiful Mahdi. Lalu tanggal 24 saya lapor ke Presiden, dan bapak Presiden setuju untuk memberikan amnesti,” ujar Mahfud kepada pers, Selasa (5/10/2021).

Selanjutnya, kata Mahfud, tanggal 29 September surat Presiden sudah dikirimkan kepada DPR-RI untuk dimintai pertimbangannya terkait amnesti untuk Saiful Mahdi. Menurut Pasal 14 ayat 2 UUD 1945, Presiden harus mendengarkan DPR lebih dulu bila akan memberikan amnesti dan abolisi.

 “Nah, sekarang kita tinggal menunggu, dari DPR apa tanggapannya, karena surat itu mesti dibahas dulu oleh Bamus, lalu dibacakan di depan Sidang Paripurna DPR, jadi kita tunggu itu. Yang pasti, dari sisi pemerintah, prosesnya sudah selesai,” ujar dia.     

Mahfud mengatakan, pemerintah bekerja cepat dalam kasus ini karena sudah berkomitmen untuk tidak terlalu mudah menghukum orang.

“Kita kan pinginnya restorative justice, dan ini kasusnya hanya mengkritik, dan mengkritik fakultas bukan personal, karena itu menurut saya layak dapat amnesti, makanya kita perjuangkan,” tegasnya.

Sebelumnya, Mahfud sudah berdialog dengan pihak Saiful Mahdi yang diwakili istri, para kuasa hukum, dan didampingi lembaga SAFEnet serta tiga akademisi, yakni Zaenal Arifin Mochtar, Nikmatul Huda, dan Herlambang pada tanggal 21 September lalu.

Tiga hari setelah pertemuan itu, Mahfud menghadap Presiden untuk menyampaikan permintaan pihak Saiful Mahdi dan menjelaskan proses hukum yang sudah ditempuh.(*)

 

 

Share: