Diduga Nyabu, Pasangan Non-Mukhrim Diamankan Polisi di Pekan Bada

Habadaily | Kriminalitas - January 11, 2021 - 06:30
Barang bukti sabu yang diamankan polisi dari pria berstatus PNS dan pasangan non-muhrimya.
HABADAILY.COM | 

HABADAILY.COMPersonel Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh menangkap AA (37) di sebuah rumah di Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, Jumat (8/1/2021) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Pria yang berstatus PNS ini diamankan karena diduga sedang memakai sabu-sabu.

Bersama AA, di rumah tersebut juga ikut meringkus YY (43), seorang wanita yang bukan pasangannya, warga Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur.

Dari penangkapan oknum PNS dengan wanita yang bukan mukhrimnya itu, personel mengamankan barang bukti (BB) dua botol minuman bersoda, dimana bagian tutupnya sudah dilubangi dan masing-masing lubang sudah dipasang pipet. Kemudian satu bungkus sabu-sabu seberat 0,11 gram serta satu bungkus ganja dengan bobot 14,77 gram .

Sebelum oknum PNS itu ditangkap bersama YY, keduanya juga diduga  sudah duluan menggunakan sabu-sabu dua hari sebelumnya.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Kombes Pol Joko Krisdiyanto SIK melalui Kasat Narkoba AKP Raja Harahap SSos, Sabtu (9/1/2021), menerangkan bahwa penangkapan AA dan YY seorang wanita berdasarkan informasi masyarakat yang menyebutkan ada pasangan yang dicurigai berada dalam satu rumah di Peukan Bada.

Begitu mendapat laporan itu, jelas Raja, petugas langsung bergerak ke lokasi. Ternyata informasi itu benar dan saat digerebek petugas, tersangka AA dan wanita YY tidak dapat berkutik,” katanya.

Dari keterangan oknum PNS itu, papar Kasat Narkoba, dua paket sabu-sabu berukuran kecil yang digunakan AA dengan wanita YY, dibeli dari seorang pelaku berinisial FL seharga Rp200 ribu dan diantar langsung kepada AA di Kecamatan Peukan Bada.

“Sementara satu bungkus ganja dibeli dari AG (40) seharga Rp30 ribu. Kini kedua penjual narkotika itu sudah kita masukkan dalam DPO Satuan Narkoba Polresta Banda Aceh,” katanya.

Terhadap tersangka AA dan YY, papar dia, dikenakan Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 114 Ayat (2) Jo pasal 127 ayat (1) huruf a  dari UU No.35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara  selama 12 tahun.[]

 

Share: