HABADAILY.COM - Bencana alam setiap tahun terjadi hampir di seluruh wilayah Aceh. Berdasarkan catatan Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Aceh, terdapat 14 Kabupaten/Kota yang sering terjadi bencana banjir dan 3 Kabupaten/Kota mengalami longsor parah.
Berdasarkan data WALHI Aceh diketahui daerah langganan banjir tahunan tersebut adalah Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Selatan, Singkil, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tamiang, dan Bener Meriah.
Sementara tiga kabupaten kota yang langganan longsor parah seperti Aceh Besar, Bener Meriah dan Aceh Tenggara.
"Banjir yang terjadi selama ini diakibatkan dari meluapnya air sungai ketika musim hujan, begitu juga dengan longsor serta banjir bandang, menjadi bukti bahwa provinsi Aceh merupakan daerah rawan bencana alam yang disebabkan oleh dua hal yang berbeda," kata Direktur Eksekutif WALHI Aceh, Muhammad Nur, Kamis (22/11/2018).
Hal pertama karena kebijakan pemerintah sendiri dan kedua bencana secara alamiah. Menurutnya ini membutuhkan perhatian serius pemerintah pusat, provinsi Aceh bersama pemerintah kab/kota dalam menciptakan berbagai pembangunan yang mengabaikan fungsi ruang dan daya dukung lingkungan.
"Baik di dalam kawasan hutan muapun di luar kawasan sebagai upaya preventif agar bencana alam tersebut dapat dicegah di tahun berikutnya," kata M Nur.