Pasar Modern Abdya Sumber Otsus Aceh 2016-2017 Tuai Masalah

July 24, 2018 - 10:59
Tim Pansus Dapil IX foto bersama dengan latar belakang pasar modern Abdya, ketika turun ke lapangan Mei 2018 | Ist
1 dari 2 halaman

HABADAILY.COM – Pembangunan pasar modern di Desa Keude Siblah Kreueng,Blang Pidie, Aceh Barat Daya (Adya) menuai masalah yang membuat wakil rakyat Aceh kecewa. Ketika berkunjung ke lokasi, pasar sumber Otsus Aceh 2016-2017 Rp 58, 681 miliar itu terbengkalai, bahkan kini tersandung masalah hukum.

Kekecewaan itu dituangkan Tim Pansus Dapil IX DPR Aceh dalam rekomendasi mereka usai meninjau sejumlah pembangunan di Abdya, Aceh Selatan dan Subulussalam sumber APBA dan Otsus Aceh 2017 pada Mei 2018.

“Kami merasa kecewa dengan kondisi pembangunan yang terbengkalai dan tidak dapat difungsikan,” demikian disampaikan dalam Sidang Paripurna Pansus DPRA.

Adapun komposisi Dapil IX tersebeut yaitu sebagai ketua, Drs. Yunardi Natsir, MM, wakil ketua Hendri Yono, S.Sos, sekretaris Ir. Hj. Liswani. Dengan anggota: Tgk. Khalidi, Siti Nahziah, S.Ag, Muhammad Tanwier Mahdi, S.Ag. MM, M. Saleh, S.Pd. I, Tgk. H. Syarifuddin, MA dan Tgk Muhibussubbri, S.Ag.

Menurut Tim Pansus Dapil IX, pembangunan pasar modern di bawah pengawasan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Aceh itu, sedang bermasalah karena anggaran pembangunannya lahir sebelum adanya Qanun Nomor 10 tahun 2016 tentang Tata Cara Pengalokasian Tambahan Dana Bagi Hasil Minyak dan Gas Bumi.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.