Nasibmu Anak Kanker Aceh

January 18, 2017 - 21:27
1 dari 3 halaman

HABADAILY.COM – Hujan rintik-rintik, hembusan angin sepoi-sepoi dan senja merambat pelan di ufuk barat. Lantunan suara azan terdengar sayup-sayup dari kejahauan, pertanda sudah memasuki salat asar.

Seorang bocah berusia 5 tahun masih saja sibuk bermain. Lari tanpa arah tujuan, bahkan nyaris terjatuh. Sesekali ia berhenti, lalu memegang mata sebelah kirinya yang terperban di depan politisi Partai Aceh ini.

Dia itu Saldi Firmansyah berasal dari Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, bocah menderita kanker retinablastoma (kanker mata), hingga bola matanya harus diangkat. Namun di rumah singgah C Four yang berada di Lamprit, Banda Aceh, bocah malang ini terlihat ceria.

Suasana rumah singgah anak kanker Aceh C Four tak seperti biasanya, terlihat ramai. Sore itu, Rabu (18/01/2017) rumah singgah anak kanker Aceh kedatangan tamu istimewa, yaitu Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Tgk Muharuddin hendak menjenguk anak-anak kanker Aceh.

Sedangkan dalam rumah, di ruangan tengah ada dua anak sedang berbaring di kasur. Keduanya juga menderita kanker, bahkan kakinya telah diamputasi dan keduanya harus menggunakan Walking Stick (alat bantu berjalan) untuk bisa berjalan.

Anak itu adalah Amin Rais (18) berasal dari Blangkejeren, Aceh Tenggara dan Leini (17) asal Kabupaten Singkil. Keduanya menderita kanker osteosarcoma (kanker tulang) dan telah berulang kali menjalani kemoterapi. Amin Rais bahkan kepalanya sudah plontos, tidak berambut lagi.

Amin Rais dan Leini pun ikut bergabung bersama Tgk Muharuddin. Setelah bersalaman, keduanya duduk berdampingan dengan orang nomor satu di DPRA itu. Sedangkan Saldi, duduk dalam pangkuan politisi Partai Aceh itu.

“Ini ada yang sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) satu orang,” kata Ketua C Four Aceh, Ratna Eliza.

© 2025 PT Haba Inter Media | All rights reserved.