Aceh World Solidarity Cup Dilaunching

Redaksi | habadaily.com | 12 November 2017, 17:13 WIB
Aceh World Solidarity Cup Dilaunching Launchin Aceh World Solidarity Cup | IST

HABADAILY.COM – Turnamen sepak bola bertaraf internasional yang akan digelar di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh, pada 1-6 Desember 2017, resmi dilaunching Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf  di Banda Aceh, Minggu (12/11/2017).  Turnamen yang sebelumnya diberinana Tsunami Cup itu, kini menjadi "Aceh World Solidarity Cup".

Dalam sambutannya Gubernur menjelaskan, Pemerintah Aceh melalui program Aceh Teuga mempunyai misi untuk mengembalikan dan meningkatkan prestasi olahraga Aceh, salah satunya melalui peningkatan frekuensi even kompetisi olahraga untuk menjaring bibit-bibit unggul.

"Inilah di antara yang menjadi latar belakang penyelenggaraan Aceh World Solidarity ini," ujar Gubernur Irwandi.

Gubernur menjelaskan, kegiatan tersebut adalah event sepak bola bertaraf internasional pertama level timnas yang diadakan di Aceh. Turnamen Aceh World Solidarity ini , awalnya direncanakan untuk diikuti oleh Jepang, Thailand, Vietnam serta Indonesia sebagai tuan rumah.

Namun karena bersamaan dengan kalender kegiatan FIFA, maka sejumlah negara tidak dapat mengikuti turnamen di Aceh. "Negara yang akhirnya melakukan konfirmasi terhadap undangan dari PSSI adalah Kyrgyztan, Mongolia, dan negara tetangga kita Brunei Darussalam," ujar Gubernur.

Gubernur juga menjelaskan, turnamen ini merupakan perwujudan dari rasa solidaritas dunia terhadap Aceh yang pernah dilanda tsunami pada 2014 lalu. Menurut Gubernur, Aceh World Solidarity - Tsunami Cup 2017 ini, seperti juga Sail Sabang, adalah awal dari kegiatan-kegiatan level internasional yang Insyaallah akan sering diadakan di Aceh.

"Aceh harus berkelas, sudah bukan waktunya lagi Aceh lekat dengan stempel tidak aman. Kita harus buktikan kepada dunia, bahwa Aceh aman dan mampu menyelenggarakan even internasional. Sehingga tidak ada lagi kekhawatiran akan isu-isu kemanan di Aceh," ujarnya.

Namun, lanjut Gubernur, sayangnya isu keamanan di Aceh kerap mendapat sorotan yang berlebihan. Untuk itu, gubernur mengajak seluruh elemen terkait dan masyarakat luas untuk sama-sama menyukseskan penyelenggaraan even tersebut.

Hadir pada acara tersebut Walikota Banda Aceh, Ketua dan pengurus PSSI Aceh, Pengurus KONI Aceh, Kadispora Aceh, Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Aceh, Mulyadi Nurdin, serta para jurnalis dan undangan lainnya. [jp/rel]