Habadaily.com

Bersenjata Laras Panjang, Dua Perampok Rampas Tas Sopir Truk di Pidie

Habadaily.com
11:19 WIB
Bersenjata Laras Panjang, Dua Perampok Rampas Tas Sopir Truk di Pidie
Ilustrasi perampokan. ©2017 Merdeka.com

HABADAILY.COM - Perampokan bersenjata laras panjang kembali terjadi di Gampong Pulo Tambo, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie. Korban kali ini menimpa seorang sopir yang membawa pasir.

Kernet dump truk tersebut sempat membuat perlawanan dengan perampok tersebut. Lantaran tak menggunakan alat pengaman sang kenek melarikan diri.

Perampokan itu terjadi, Rabu (27/9/2017) sekira pukul 20.00 WIB di area sungai gampong tersebut. Saat itu, sopir atas nama Jamaluddin Abubakar (50) baru masuk antre untuk memuat pasir di tempat kejadian perkara.

Kapolres Pidie, AKBP Andi Nugraha Setiawan Siregar melalui Kapolsek Tiro, Ipda Junaidi menjelaskan, sampai di lokasi Jamal dipanggil oleh rekannya Ibnu Saddam (19) kernet dump truk yang disopiri Jamal. Ibnu memberitahukan kepada Jamal ada gerak-gerik dua orang yang mencurigakan keluar dari tumpukan batu.

"Setelah itu dua orang itu langsung mengeluarkan tembakan ke atas sebanyak satu kali dengan menggunakan senjata laras panjang sambil berjalan ke arah korban," kata Ipda Junaidi, Kamis (28/9/2017).

Lalu, kedua perampok menggunakan senjata api laras panjang yang belum diketahui jenisnya itu meminta kepada Ibnu Saddam menyerahkan tas yang berisi uang. Namun Ibnu tak memberikannya, tetapi langsung mengajak duel dengan perampok tersebut dalam kondisi gelap, hanya penerang lampu senter miliknya.

"Ibnu kemudian lari, karena diancam tembak," tukasnya.

Tinggallah Jamaluddin sendirian dalam mobil. Kedua perampok tadi langsung meminta kepada Jamal untuk menyerahkan tas yang berisi uang. Jamal pun menuruti permintaan kedua perampok itu, karena perampok menggeladah mobil itu dan Jamal diminta turun dari mobil dump truk pengangkut pasir tersebut.

"Perampok itu sempat memukul Jamal dengan menggunakan tangan dan popor senjata dan mengalami luka di bagian kening. Keterangan dari Jamal uang yang diambil itu Rp 1 juta," ujarnya.

Dia mengatakan, petugas sudah mendatangi tempat kejadian perkara untuk mendokumentasikan kasus tersebut untuk tindaklanjut. "Mengingatkan kepada warga untuk berhati-hati waktu bekerja baik siang ataupun malam hari," pungkasnya. [merdeka/acl]

Habadaily.com