Fakta Mengapa MotoGP 2017 Bakal Lebih Seru

Redaksi | habadaily.com | 07 Januari 2017, 12:42 WIB
Fakta Mengapa MotoGP 2017 Bakal Lebih Seru

HABADAILY.COM - Tidak dimungkiri bahwa MotoGP musim 2016 penuh dengan momen-momen menarik dan ada banyak rekor terpecahkan.

Namun, MotoGP selalu bisa memberikan sesuatu yang lebih seru lagi, dari musim sebelumnya, seperti yang bakal terjadi pada 2017.

Jika tidak ada halangan, MotoGP tahun ini akan dimulai pada Minggu (26/3/2017) di Qatar. Mengutip situs resmi MotoGP, Rabu (4/1/2017), ada enam alasan mengapa musim 2017 bakal lebih menarik dibanding 2016.

Hadirnya Lorenzo di Ducati

Tahun 2016 adalah tahun yang luar biasa bagi tim Ducati. Ducati memenangi dua balapan pertama sejak 2010 dan ada di podium dengan konstan. Pabrikan asal Italia ini kembali setelah beberapa musim yang sangat sulit.

Sekarang, lima kali juara dunia Jorge Lorenzo bergabung dengan tim, bermitra dengan Andrea Dovizioso. Pebalap Spanyol tersebut bakal mencoba dan mencapai prestasi yang pernah dicapai Casey Stoner, memenangi gelar untuk Ducati.

Cerita positif pada tes perdana Lorenzo bersama Ducati di Valencia bukan tidak mungkin akan berlanjut dan menjadi headline pada musim 2017.

Vinales dipasangkan dengan Rossi di Yamaha

Vinales adalah pebalap muda milik Suzuki yang berpindah ke Yamaha dan menduduki puncak pengujian pra-musim pertama di Valencia. Dia juga memenangi balapan di Silverstone untuk pertama kalinya di kelas premier 2016.

Kombinasi Vinales dengan juara dunia sembilan kali Valentino Rossi di Yamaha akan menjadi bahan peledak yang mengerikan.

Hadirnya pabrikan baru KTM di MotoGP

Pabrikan asal Austria ini akan bertarung dengan dua pebalap andalannya, Bradley Smith dan Pol Espargaro. Kerangka baja tubular yang unik dari merek ini tentu jadi hal pertama yang membuatnya menonjol.

Lebih dari itu, KTM juga masih banyak menyimpan data pengujian dan pengalaman balap, mmembuat proyek ini menjadi salah satu yang menarik untuk ditonton pada 2017.

Andrea Iannone dan Suzuki

Kenyataan sepeda motor Suzuki yang semakin cepat menunjukkan perkembangan yang luar biasa, di mana pada musim 2016 bisa konsisten berada di lima besar. Meski sudah tidak memiliki Vinales, Suzuki kedatangan Andrea Iannone bersama juara Moto2, Alex Rins, yang bersikeras menunjukkan kemampuannya di kelas utama.

Pelarangan winglet

Inovasi ini sudah dilakukan tim MotoGP dalam beberapa waktu dan akhirnya mulai dilarang digunakan untuk 2017. Ini menjadi tantangan bagi tim yang menggunakan winglet sebagai komponen integral pada sepeda motor untuk mencapai kesempurnaan.

Tanpa winglet bukan berarti tunggangan akan menjadi buruk. Ini dibuktikan oleh kemenangan Dani Pedrosa di Misano 2016. Ada hal yang menarik dengan tunggangannya, yaitu tidak memakai winglet.

Empat wajah segar pada MotoGP 2017

Pada musim ini, terdapat empat pemula, seperti juara Moto2, Johann Zarco, yang bergabung di Monster Yamaha Tech 3 bersama mantan saingannya Jonas Folger, kemudian Alex Rins di Team Suzuki Ecstar dan Sam Lowes di Aprilia Racing Team Gresini.[acl/kompas.com]