Habadaily.com

Sempat Pingsan, Nelayan Asal Sabang Selamat di Pidie

Habadaily.com
21:32 WIB
Sempat Pingsan, Nelayan Asal Sabang Selamat di Pidie

HABADAILY.COM - Seorang nelayan warga Ie Meulle, Kecamatan Suka Karaya, Kota Sabang, ditemukan di perairan laut Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie, Minggu (08/01/2017). Korban ditemukan dalam keadaan selamat setelah terombang-ambing selama lima hari di laut.

 

Prabuanto (36) korban hanyut boat yang ditemukan dalam keadaan pingsan oleh warga Batee, langsung dilarikan ke rumah sakit oleh warga bersama Satgas SAR Kabupaten Pidie.

 

Kondisi saat ini korban sudah sadar dan sedang menjalani perawatan intensif di instalansi gawat darurat (IGD) Rumah sakit Citra Husada Sigli. Berdasarkan data yang diterima korban berangkat melaut sekira pukul 07.00 WIB, Rabu (04/01/2017) bersama temannya menggunakan dua boat berbeda.

Awalnya korban berjalan secara beriringan dengan temannya dengan tujuan Rumpon Mahesa yang berjarak sekitar 4 km dari bibir pantai. Namun, akhirnya mereka terpisah disaat memancing ikan.

Menurut korban, Prabuanto mengatakan, dirinya tidak mengetahui kalau boat yang digunakan  dibawa arus menuju arah timur dan terdampar di lautan luas. Selama di laut dirinya dalam cuaca hujan terus bertahan dan berupaya mencari  daratan untuk menyelamatkan diri.

“Selama lima hari lima malam saya dalam keadaan hujan di laut, tidak tau ke mana lagi arahnya,” kata prabuanto di rumah sakit.

Korban juga mengaku selama di laut, sebelum mendapat pertolongan dari awak motor boat Kurnia, ia sempat bertemu dengan tiga kapal boat lainnya milik orang asing. 

Namun ditengah kondisi yang sekarat yang ia rasakan, ketiga boat tersebut tidak menolongnya. Ia bahkan sempat mencatat nama kapal boat yang tidak menolongnya pada saat di laut.

“Di tengah laut saya ada jumpa sama kapal asing, tapi mereka tidak menolong saya, padahal saya berdekatan dengan mereka. Nama kapal itu ada saya tulis di boat saya,” ujarnya.

Pertolongan yang diberikan awak motor boat Kurnia kepada korban berupa bahan bakar minyak, air minum dan makanan, dikarenakan korban sudah tidak lagi memilik stock apapun. Kemudian korban dikasih tau arah pulang menuju kuala Batee dan setiba di sana korban jatuh pingsan hingga tak sadar diri.

“Saya tiba di pinggiran kuala Batee langsung pingsan, tidak tau lagi apa yang terjadi, tadi pas saya sadar sudah di rumah sakit,” terangnya.

Korban bersyukur atas keselamatan yang ia rasakan. Sementara  keluarga korban sudah mendapat informasi tentang keberadaan dirinya, pihak keluarga saat ini sedang dalam perjalanan untuk menjemput korban untuk dibawa pulang ke Sabang.[acl]

Habadaily.com