Bawa Koper Berisi Ganja, IRT Asal Jakarta Ditangkap di Bandara SIM

Redaksi | habadaily.com | 15 April 2018, 21:20 WIB
Bawa Koper Berisi Ganja, IRT Asal Jakarta Ditangkap di Bandara SIM Barang-bukti ganja dan tas milik IRT yang ditangkap petugas di Bandara SIM | IST

HABADAILY.COM -  Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Jakarta Barat berisial EH (28), ditangkap petugas saat hendak terbang ke Jakarta lewat Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar. IRT itu ketahuan membawa 27 bal ganja dalam dua koper (tas dorong).

Penangkapan EH tersebut sudah berlangsung pada 10 Maret 2018, namun informasi penangkapan baru terungkap pada Minggu (15/04/2018). Menurut pihak Polda Aceh, kejadian itu membuat IRT tersebut masih diamankan di Polda Aceh untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Benar petugas bandara telah mengamankan sebuah koper besar berisikan 18 bal ganja kering, sebuah tas koper kecil berisikan 9 bal ganja, 2 unit telepon seluler merek Samsung, selembar tiket pesawat Batik Air, 2 lembar tiket pesawat Lion Air dan uang tunai sejumlah Rp 1 juta serta sebuah ATM BRI," kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Misbahul Munauwar, Minggu (15/04/2018) malam.

Keterangan Kabid Humas dikuatkan oleh Dir Resnarkoba, Kombes Pol Agus Sarjito. Menurutnya, tersangka yang diamankan merupakan seorang ibu rumah tangga berinisial EH (28), warga asal Pegadungan, Kecamatan Kali Deres, Jakarta Barat.

"Penangkapan berawal saat tersangka masuk pintu mesin x-ray di Bandara SIM dan diperiksa oleh petugas bandara, tersangka diketahui membawa ganja di kopernya, sehingga diamankan petugas," timpal Kombes Pol Misbahul Munauwar.

Saat ini, EH diserahkan dan masih diamankan di Mapolresta Banda Aceh untuk proses lebih lanjut. Selain itu, polisi juga mengamankan seorang sopir bersama satu unit mobil L300 pikap yang diduga ada kaitannya dengan EH yang membawa ganja.

"Sopir dan mobil pikap L300 ini yang mengantar tersangka EH ke bandara. Hingga kini masih dilakukan pengembangan lebih lanjut. Nanti akan diberitahukan perkembangannya," jelas Kabid Humas.

Di Aceh Tengah 

Sementara itu, di Aceh Tenggah Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres setempat juga menangkap dua tersangka yang diduga sebagai pengedar ganja di Jalan Nasional Takengon-Blangkejeren, tepatnya di pinggiran Danau Lot Tawar, Gampong Mendale, Kecamatan Kebanyakan, Aceh Tengah. 

Penangkapan dilakukan Sabtu (14/4/2018) kemarin, sekira pukul 18.30 WIB. Tersangka yang diamankan yakni JN (41), Wiraswasta, warga Gampong Simpang Kelaping, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah dan ZR (32), Wiraswasta, warga Gampong Takengon Timur, Kecamatan Lut Tawar, Aceh Tengah. 

"Diamankan barang bukti 2 karung plastik berisi 7 bal ganja seberat 34 kilogram, sebuah ember plastik dan satu mobil Suzuki Carry pikap bernopol BL 1023 GZ beserta STNK-nya," ujar Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak melalui Kabid Humas, Kombes Pol Misbahul Munauwar, Minggu (15/4/2018) malam. 

Penangkapan dilakukan atas informasi masyarakat yang diketahui ada dua orang lelaki yang membawa ganja dari arah Gayo Lues menuju Takengon menggunakan mobil pikap. Atas informasi itu, personel Sat Resnarkoba Polres Aceh Tengah melakukan penyelidikan dan melihat mobil tersebut melintas. 

"Terjadilah kejar-kejaran dan tersangka diketahui membuang dua karung ganja ke tengah jalan. Setelah itu, keduanya dapat diamankan setelah berhasil dihadang petugas. Saat ini masih diamankan di Mapolres Aceh Tengah untuk dikembangkan," jelas Kabid Humas. [jp]

MAG: HFZ