Bireuen Sambut Baik Kehadiran Kampus IPDN

Redaksi | habadaily.com | 07 Desember 2017, 12:20 WIB
Bireuen Sambut Baik Kehadiran Kampus IPDN Salah satu sudut Kota Bireuen | Foto@kompasiana

HABADAILY.COM – Masyarakat Kabupaten Bireuen menyambut baik rekomendasi Gubernur Aceh yang berencana membangun Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) regional Aceh di kota berjuluk Kota Juang tersebut.  Bireuen dinilai sudah sangat siap

Melalui siran pers Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Bireuen (PB-HIMABIR) Banda Aceh, Rabu 06 Desember 2017, Kabupaten Bireuen saat ini sangat siap menerima rekomendasi itu, apalagi Bireuen yang berada di tengah penghubung antar kota di Aceh sangat setrategis sebagai lokasi IPDN.

"Keputusan Irwandi merekomendasikan Bireuen sebagai lokasi pembangunan kampus IPDN regional Aceh adalah sebuah langkah yang tepat, tentu ini akan menjadi kabar yang baik bagi Bireuen dan Aceh secara umum," kata bekas Ketum PB-HIMABAR Banda Aceh, Zulkarnaini.

Sambutan mahasiswa asal Bireuen ini menyikapi surat rekomendasi Gubernur Aceh kepada Presiden Joko Widodo tentang pembangunan IPDN No. 892.1/44796 Tanggal 4 Desember 2017 sebagai surat balasan atas surat No. 425/12/685/IPDN, Surat Sekjen Mendagir No.892/4647/SJ, 4 Oktober dan Keputusan Rektor IPDN No. 425.12/520/2017 .

Bicara faktor pendukung, kata Zulkarnaini, di samping sudah tersedianya gedung sementara, transportasi darat juga sangat mudah, apalagi udara. Kata dia, Bireuen dekat dengan Bandara Malikussaleh yang saat ini ada dua maskapai penerbangan ke sana.

“Apalagi terhitung bulan Januari 2018 kalau tidak salah, sudah bertambah dua maskapai penerbangan lagi yang aka mendarat di bandara itu, ini tentu sangat mempermudah akses ke kampus bergengsi sekelas IPDN tersebut," tambahnya.

Ia juga berharap kepada pemimpin Kabupaten Bireuen, bupati dan jajaran untuk terus berjuang agar IPDN dibangun di Bireuen. Begitupun,  PB-HIMABAR yakin Bupati Bireuen sekarang ini mampu memikirkan pembangunan tersebut di Bireuen.

"Setidaknya, tidak mampu kita bangun lapangan kerja dengan anggaran APBK, kesempatan emas hadirnya kampus IPDN tentu akan sedikit mengatasi persoalan pengangguran para lulusan perguruan tingi di Bireuen khususnya Aceh pada umumnya," ungkapnya.

Semua pihak juga diminta legowo dengan keputusan Gubernur Aceh yang telah merekomendasikan Bireuen sebagai lokasi pembangunan kampus IPDN regional Aceh. "Dukungan dan doa semua pihak tentu sangat berarti untuk kesuksesan pembangunan kampus ini," tutupnya.[jp/rel]