Menteri Lukman Hakim Buka Pentas Pendidikan Agama Islam di Aceh

Afifuddin Acal | habadaily.com | 10 Oktober 2017, 08:50 WIB
Menteri Lukman Hakim Buka Pentas Pendidikan Agama Islam di Aceh Pentas Pendidikan Agama Islam di Aceh. ©2017 Merdeka.com/afif

HABADAILY.COM - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin secara resmi membuka acara Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) Tingkat Nasional VIII tahun 2017, Senin (9/10/2017) malam.

Pentas nasional ini dihelat pertama kalinya di daerah, berlangsung di Taman Sultanah Ratu Safiatuddin, Banda Aceh. Acara yang diikuti seluruh provinsi di Indonesia berlangsung sejak 9-14 Oktober 2017 yang diikuti oleh 1.054 pesera.

Lukman Hakim dalam sambutannya mengatakan, Pentas PAI Tingkat Nasional tahun 2017 ini mengusung tema 'Merawat Keberagaman, Memantapkan Keberagamaan'.

"Tema ini sangat penting kita gelorakan, sebab pendidikan Islam bisa dikaitkan dengan karakteristik dengan Indonesia. Entitas keragaman dan keagamaan menjadi jati diri Indonesia," kata Lukman.

Katanya, Indonesia sangat majemuk dan memiliki keberagaman. Tentunya penting untuk memantapkan nilai-nilai keberagaman sebagai perekat keberagaman yang tumbuh di Indonesia.

"Agama Islam harus memperkuat indentitas bangsa Indonesia dan saling menghargai dalam bingkai keberagaman," tegasnya.

Sementara itu Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf juga mengutarakan hal yang sama. Muslim merupakan mayoritas di Indonesia harus menjadi pelindung bagi yang minoritas dan ini memang ajaran yang telah dianut oleh Islam.

"Kita sebagai pemeluk Muslim yang mayoritas harus menjadi pelindung. Tidak boleh ada devensif," ungkap Irwandi Yusuf.

Tgk Agam, sapaan akrap Irwandi Yusuf juga menyebutkan, dalam ajaran agama Islam tidak dibenarkan mengganggu ibadah umat agama lain. Apa lagi sampai merusak rumah ibadah pemeluk agama lain.

"Ini tidak dibenarkan merusak dan mengganggu ketenteraman beribadah agama lain. Meskipun kita lihat sekarang ada pihak yang devinsif, itu idak boleh terjadi lagi," tutupnya. [merdeka/acl]