Habadaily.com

Telah Menimbulkan Antipati

Gubernur Ganti Nama Tsunami Cup Menjadi Disaster Awareness Cup

Habadaily.com
11:55 WIB
Gubernur Ganti Nama Tsunami Cup Menjadi Disaster Awareness Cup
Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dengan latar belakang wakilnya Nova Iriansyah | Foto dokumen

HABADAILY.COM - Gubernur Aceh Irwandi Yusuf memberi penjelasan dialokasikannya anggaran Rp 11 miliar untuk even Tsunami Cup dalam APBA Perubahan 2017. Tujuannya sebagai upaya meyakinkan dunia internasional bahwa saat ini Aceh sebagai daerah yang benar-benar aman dan nyaman untuk dikunjungi, baik untuk tujuan wisata maupun untuk berinvestasi.

Upaya tersebut dilakukan dengan menggelar berbagai macam even-even berskala internasional, baik itu pariwisata maupun even-even olahraga.Dengan kesuksesan menggelar even-even tersebut diharapkan tidak ada lagi keraguan dari pihak di luar Aceh, khususnya calon investor untuk menanamkan modalnya di daerah yang pernah didera konflik lebih 30 tahun ini.

“Saya akan melakukan segala upaya untuk memberi kesan Aceh kita ini aman dalam rangka mensejahterakan rakyatnya. Kita tidak bisa hanya berteriak-teriak Aceh Aman. Kita harus melakukan aksi nyata, Aceh harus meriah dan gebyar, Harus kita buktikan,” demikian disampaikan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, sebagaimana dikutip dari pres rilis Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Aceh Mulyadi Nurdn, Lc, MH Sabtu (23/09/2017).

Mulyadi Nurdin menyebutkan salah satu even yang mampu menarik perhatian banyak orang saat ini adalah melalui penyelenggaraan kompetisi olahraga seperti sepakbola, sebagaimana yang direncanakan Pemerintah Aceh dan telah diusulkan dalam APBA-Perubahan. Kompetisi itu rencananya akan mengundang negara-negara yang juga pernah mengalami musibah tsunami seperti Jepang, Thailand, Malaysia, Srilanka.

Kegiatan tersebut awalnya diberi nama Tsunami Cup, namun setelah menerima berbagai masukan Gubernur Aceh siap mengganti nama kompetisi.

“Menggunakan nama Tsunami Cup memang menimbulkan kontroversi. Ini sudah diprediksi dari awal. Bahwa Tsunami itu bencana besar, iya. Tapi untuk menggerakkan Negara-negara korban Tsunami tidak bisa kita menggunakan payung lain selain Tsunami. Tapi ini telah menimbulkan antipati. Baiklah judulnya akan saya ganti dengan DISASTER AWARENESS CUP,” lanjut Irwandi sebagaimana dikutip Mulyadi Nurdin. Disaster Awareness Cup ini bila di Indonesiakan artinya "Piala Kesadaran Bencana".

Lebih lanjut ia menjelaskan, awalnya kegiatan kejuaraan ini akan ditangani oleh PSSI, sedangkan untuk perbaikan stadion dan fasilitas penunjang lainnya agar memenuhi standar internasional biayanya ditanggung oleh Pemerintah Aceh sekitar Rp 4 M.

Namun kata Irwandi, ternyata PSSI tidak mampu membiayainya, sehingga terpaksa pemerintah Aceh mengambil alih pelaksanaannya, sehingga biaya membengkak menjadi Rp 11 M. “Dan ke depan, akan lebih banyak lagi event bertaraf internasional yang akan diadakan di Aceh. Insya Allah, saya tidak mau menjadi gubernur yang biasa-biasa saja,” tambah Irwandi Yusuf.[jp/rel]

Habadaily.com