Habadaily.com

Ulama Aceh: Silakan Berjihad ke Myanmar, Asal Tak Bebani Etnis Rohingya

Habadaily.com
09:18 WIB
Ulama Aceh: Silakan Berjihad ke Myanmar, Asal Tak Bebani Etnis Rohingya
Lansia etnis Rohingya kelelahan saat berjalan menuju Bangladesh. ©REUTERS/Mohammad Ponir Hossain

HABADAILY.COM - Majelis Permusyawatan Ulama (MPU) Aceh menyerukan kepada seluruh khatib masjid agar menyampaikan isi khutbah mengenai krisis kemanusiaan di Rakhine, Myanmar. Khatib diminta mengisi tausiahnya agar mengajak umat muslim Aceh bahu-membahu membantu etnis Rohingya.

Selain itu, selesai salat Jumat dan juga lima waktu agar membacakan doa kepada muslim Rohingya yang sedang dibantai oleh Junta Militer Myanmar. Begitu juga kepada majelis taklim, balai-balai pengajian. Begitu juga setiap pertemuan komunitas perempuan juga ikut berdoa.

"Disusul juga menginfaqkan sedikit hartanya untuk saudara muslim kita Rohingya sedang sedang menimpa musibah di Myanmar," kata Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk Faisal Ali, Jumat (8/9/2017) di Banda Aceh.

Kata Lem Faisal, sapaan akrab Tgk Faisal Ali, isi khutbah setiap hari Jumat atau balai-balai pengajian untuk menyampaikan pesan-pesan kemanusiaan kasus Rohingya. Guna seluruh rakyat Aceh mengetahui persoalan yang sedang dihadapi etnis Rohingya di Rakhine, Myanmar.

Sementara Sekretaris Jenderal (Sekjen) Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA), Tgk Bulqaini mengatakan, bila ada yang hendak berjihad ke Myanmar dipersilakan. Akan tetapi, ia mengingatkan agar yang berjihad itu nantinya jangan sampai merepotkan pengungsi Rohingya nantinya di sana.

"Silakan berjihad ke sana, tak ada yang larang. Tetapi harus ingat jangan sampai di sana menambah beban saudara kita Rohingya di sana nantinya," tukas Tgk Bulqaini.

Langkah jihad yang konkret dan masuk akal dilakukan, sebutnya, yaitu mengirimkan logistik berupa makanan, obat-obatan atau pakaian kepada pengungsi Rohingya. Sehingga dengan ada bantuan tersebut mereka tidak mengalami kelaparan.

"Kalau kita kirim peluru atau senjata, sampai baran di sana mereka sudah mati semua karena kelaparan. Makanya peluru perut ini yang perlu dikirim, agar mereka tak kelaparan," jelasnya.

Oleh karena itu, Tgk Bulqaini mengajak suruh rakyat Aceh untuk tidak segan-segan menyisihkan sedikit hartanya untuk membantau Rohingya di Myanmar. Karena mereka saat ini sedang dilanda musibah dan sebagian besar sudah mengungsi ke Bangladesh. [merdeka]

Habadaily.com