Pembangunan Fly Over Jambo Tape Dapat Dukungan Dewan

Rilis | habadaily.com | 12 Januari 2017, 14:30 WIB
Pembangunan Fly Over Jambo Tape Dapat Dukungan Dewan Ilustrasi Fly Over

HABADAILY.COM - Wacana pembangunan Fly Over Jambo Tape, Kota Banda Aceh mendapat dukungan sebagian anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh. Salah satu fraksi yang menyatakan dukungan itu yakni dari Fraksi PKS-Gerindra. 

Dalam Rapat Paripurna DPRK Banda Aceh, Rabu (11/01/2016), Ketua Fraksi PKS-Gerindra Irwansyah menyatakan dukungan fraksinya atas wacana pembangunan Fly Over Jambo Tape itu.Rapat Paripurna yang digelar tersebut, terkait Rancangan Qanun kota Banda Aceh tentang perubahan atas qanun kota Banda Aceh Nomor 4 Tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Banda Aceh Tahun 2009-2029. 

Selanjutnya Rancangan Qanun  pengelolaan sampah,  Rancangan Qanun retribusi pelayanan persampahan/kebersihan."Kami mendukung penuh pengembangan jalan di kota Banda Aceh, baik itu fly over, jembatan maupun under pass, mengingat kondisi kota Banda Aceh saat ini yang tumbuh dan berkembang cukup pesat berdampak pada pertumbuhan kendaraan yang cukup tinggi, jika tidak segera diantisipasi dari sekarang, dikhawatirkan kondisi macet akan semakin parah," kata Irwansyah.  

Namun demikian, katanya, sebelum dimulainya pembangunan terlebih dahulu dilakukan perencanaan dengan sangat matang, serta sosialisasi jauh-jauh hari kepada masyarakat, sehingga tidak timbul persoalan-persoalan yang menghambat pembangunannya dikemudian hari.

“Perlu Koordinasi dan komunikasi dengan semua pihak, seperti PLN, PDAM, Telkom, dan juga masyarakat pemilik tanah, harus dilakukan jauh-jauh hari, pembebasan lahan harus dilakukan secara tuntas, sehingga tidak menghambat perkerjaan saat proyek sudah berjalan,”ujarnya.

Selain itu, untuk membangun ini tentu tidak bisa mengandalkan APBK Kota Banda Aceh, maka dibutuhkan orang-orang yang mampu berkomunikasi secara baik dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, sehingga kedepan semakin banyak proyek-proyek di kota Banda Aceh yang didanai dengan uang dari APBN dan APBA.

"Seperti beberapa mega proyek yang sedang berjalan di kota Banda Aceh,” kata Irwansyah. [jp]