[Artikel] Kiat - kiat Raih Beasiswa Luar Negeri

Eva Hazmaini A | habadaily.com | 06 Desember 2017, 14:38 WIB
[Artikel] Kiat - kiat Raih Beasiswa Luar Negeri ilustrasi

HABADAILY.COM - Beasiswa selalu menjadi informasi yang ditunggu-tunggu banyak orang, terutama bagi para pelajar, mahasiswa, hingga lulusan S2 untuk modal untuk melanjutkan pendidikan. Pemerintah telah menyediakan plot anggaran beasiswa beragam, mulai dari biaya pendidikan, program pertukaran pelajar hingga sekolah dan kuliah ke luar negeri.

Namun demikian, dana bantuan pendidikan tersebut tidaklah gampang didapat oleh semua yang mendambakannya. Oleh karena itu, bila ingin menjadi salah satu yang terpilih mendapatkan beasiswa ini, haruslah memiliki keinginan kuat untuk mendapatkannya.

Salah seorang mahasiswa Ahmad Fuadi yang pernah melanjutkan studi S2 ke luar negeri lewat dana bantuan belajar ini membagi tips-tips kepada semua.  Ahmad Fuadi yang juga seorang penulis novel beberapa kali mendapat biaya tersebut, seperti beasiswa fulbright untuk S-2 ke USA, fellowship ke Singapura, exchange program ke Kanada, residency program ke Italia.

Pada tahun 2004, Ia juga  pernah mendapatkan beasiswa Chevening Award untuk belajar bidang film dokumenter di University of London, dan beberapa beasiswa lain sudah pernah menjadi sejarah hidupnya. Atas prestasi raihan beasiswa tersebut, Ahmad Fuadi menukilkan berbagai kiat-kiat untuk menggapai bantuan beasiswa lewan bukunya “Beasiswa 5 Benua”.

Dalam buku yang dirilis pada 2014 itu, memberikan pencerahan kepada semua orang, kisah yang pernah ia jalani sehingga menemukan beasiswa dan menerbangkannya ke sejumlah univestisat di luar negeri. Ada beberapa kisah dibalik tekat dan do’a dijalani Ahmad Fuadi, semua itu dicetikanan dalam bukunya.

Media ini mengambil beberapa rangkuman kiat-kiat dalam buku “Beasiswa 5 Benua” cipataan Ahmad Fuadi.  Manakala masih ada para pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum lainnya yang belum sempat membaca buku tersebut.  

Menurut Ahmad Fuadi, pertama dilakukan adalah, tekad dan pola pikir serta rasa percaya bahwa beasiswa itu banyak dan tersebar di mana-mana. Setelah menanamkan kepercayaan kemudian meyakini bahwa beasiswa yang ada itu sangat banyak, hanya saja banyak orang yang tidak mencarinya dengan sugguh-sungguh sehinga akan mendapatkannya.

Selanjutnya, dituntut untuk terus berusaha lebih agar menemukan beasiswa tersebut. Ketika orang-orang hanya mendambakannya saja, namun tidak melakukan apapun, akan sia-sia.  Maka kiatnya adalah harus melakukan aksi yang tidak dilakukan orang lain.

“Apabila seseorang menginginkan mangga di atas pohon, maka harus mengambil tangga dan segera memetiknya, bukan hanya jalan sambil melihat dan berfikir untuk merasakan buah tersebut,” demikian diibaratkan Ahmad Fuadi dalam tulisannya pada buku “Beasiswa 5 Benua”.

Ahmad Fuadi juga memberi bentuk optimism dalam bukanya, bahwa beasiswa itu bukan hanya untuk orang pintar saja, tetapi buat semua orang yang bersungguh-sunguh. Orang-orang yang benar-benar menginginkan beasiswa dan berusaha mendapatkannya. “Man jadda wajadda,” tulisnya.

Kedua, cara mencari informasi beasiswa. Mencari informasi adalah salah satu dari langakah medapatkan beasiswa yang kita inginkan. Pengalaman Ahmad.Fuadi, ia tak pernah ketinggalan mencari informasi beasiswa di lingkungan sekitarnya. Salah satunya dengan bertanya kepada senior di kampus.

Bertanya kepada senior yang sudah pernah mendapatkan beasiswa luar negeri cukup memberikan motivasi. Semangat yang ada akan semakin bergejolak. Ketika mereka memperlihatkan foto-foto mereka di negeri orang. Maka mulailah mengikuti apa yang dilakukan senior. Apa saja yang dilakukannya untuk mendapatkan beasiswa dan mulai terapkan.

Kemudian informasi dari media sosial dan website resmi pemerintah tentang beasiswa. Ini adalah cara paing muda h untuk dilakukan. Hanya dengan satu aplikasi, kita bisa mendapatkan semua informasi beasiswa yang kita inginkan. Masuk ke website atau situs kampus yang diinginkan. Hanya tinggal melihat, membaca dan mendaftar di beasiswa  yang didambakan.

Selanjutnya, jangan pernah berhenti mencari dan berusaha. Rezeki katanya memang di tangan Allah, manusia hanya bisa melakukan rencana. Tapi, yang paling penting seberapapun sering gagal dalam mendaftarkan beasiswa, jangan pernah berhenti menyerah.

Karena banyak di luar sana orang yang tidak beruntung hanya dalam satu kali mencoba. Makanya, daftarkan beasiswa tidak hanya satu tempat saja dan jangan berpaku pada satu jenis beasiswa saja. Karena Allah memiliki rencana yang luar biasa dari yang manusia rencanakan. Selamat mencoba! [jp]