Produksi Pajale Aceh Tahun 2017 Ditargetkan 51, 149 Juta Ton

Redaksi | habadaily.com | 14 November 2017, 18:30 WIB
Produksi Pajale Aceh Tahun 2017 Ditargetkan 51, 149 Juta Ton Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf pada acara penyerahkan bantuan bibit padi, pupuk dan obat hama dari LPMA kepada petani di Kecamatan Nisam, Selasa (14/11/2017) | IST

HABADAILY.COM - Komiditi Padi, Jagung, dan Kedelai (Pajele) merupakan pangan andalan yang tertuang dalam perencanaan pertanian Pemerintah Aceh, dan untuk tahun 2017 capaian produksi ditargetkan sebanyak 51,149 juta ton. Dengan rincian, padi 2,9 juta ton, jagung 249 ribu ton dan kedelai 48 juta ton.

Rincian target capaian pajele ini disampaikan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf pada acara penyerahkan bantuan bibit padi, pupuk dan obat hama dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPMA) kepada petani di Kecamatan Nisam, Selasa (14/11/2017).

“Target ini tidak bisa dikatakan kecil, butuh kerja keras semua pihak. Oleh karena itu, saya mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada LPMA yang menggagas kegiatan seminar pertanian dan penyerahan bantuan berupa bahan pertanian kepada sejumlah petani yang ada di Kecamatan Nisam ini,” ujar Gubernur.

Irwandi menambakan, kegiatan yang digagas LPMA ini contoh penting tentang peran aktif elemen masyarakat dalam memperkuat sektor pertanian di masyarakat.

“Dengan jaringan dan sumber daya yang ada, LPMA membangun kerjasama dengan berbagai lembaga guna menyalurkan bantuan kepada para petani di wilayah pedesaan. Hari ini, yang menjadi sasaran program ini adalah petani yang tinggal di kecamatan Nisam.

Gubernur juga menghimbau agar para penerima bantuan memanfaatkan dengan sebaik-baiknya, agar mencapai hasil yang maksimal. Untuk itu, para petani dituntut  untuk kompak, saling bekerjasama dan saling berbagi dalam menghadapi setiap masalah yang ada.

Untuk diketahui, katanya, sekitar 30 persen luas daratan Aceh adalah kawasan pertanian dan perkebunan. Sementara itu, dari 5 juta penduduk Aceh, sebagian besar di antaranya tinggal di pedesaan dan sebahagian besarnya adalah petani.

“Sektor pertanian juga menyerap hampir 35 persen dari jumlah tenaga kerja yang ada. Tidak heran jika kontribusi sektor pertanian terhadap pendapatan domestik regional bruto (PDRB) Aceh di atas 30 persen, jauh melebihi sektor-sektor lainnya. Karena itu pembangunan sektor pertanian menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Aceh,” tambah Gubernur. [jp/rel]