Wabup Pidie Warning Para Keuchik Hati-hati Kelola Dana Desa

Kon.Rudi | habadaily.com | 13 November 2017, 16:28 WIB
Wabup Pidie Warning Para Keuchik Hati-hati Kelola Dana Desa Wabup Pidie, Fadhlullah pada peresmian Badan Usaha Milik Gampong (BUMG), berupa bengkel las Mandiri Jaya di Gampong Peutoe, Kecamatan Indrajaya, Senin (13/11/2017) | Rudi | Habadaily.com

HABADAILY.COM - Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM Daud menyampaikan kepada para keuchik di kabupaten setempat, berhati-hati dalam mengelolan Anggaran Dana Desa (ADD) juga Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG).

“Tanggung jawab keuchik sangat besar dalam mebangun gampong, apalagi mengenai anggaran. Maka keuchik harus bangun komunikasi yang baik dengan semua pihak, seperti dengan pendamping lokal dan pendamping desa, ”kata Fadhlullah pada peresmian Badan Usaha Milik Gampong (BUMG), berupa bengkel las Mandiri Jaya di Gampong Peutoe, Kecamatan Indrajaya, Senin (13/11/2017).

Fadhlullah juga meminta para keuchik untuk selalu berkonsultasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG), dan inspektorat setempat mengenai penggunaan anggaran gampong, agar tidak terjadi penyimpangan dikemudian hari.

Wabup juga mengingatkan, untuk pengawasan dana gampong kini juga sudah melibatkan kepolisian setelah adanya Kerja Sama Kementerian Desa (Kemendes) dengan Polri beberapa waktu lalu. Pemeriksaan dana gampong di masa mendatang semakin ketat, sehingga pengelolaan anggaran tersebut harus transparan dan akuntabel.

Menurutnya, selama ini pemerintah sudah memberikan anggaran untuk gampong hingga ratusan juta. Diharapkan dana tersebut dapat dipergunakan tepat sasaran oleh masyarakat, dalam meningkatkan pembangunan gampong dan pemberdayaan ekonomi.

Disisi lain Wakil Bupati Pidie itu, juga mengapresiasi hasil inovasi masyarakat Gampong Peutoe yang telah membentuk BUMG guna menumbuhkan perekonomian di tingkat gampong. “Penggunaan anggaran tersebut sudah tepat sasaran dan sesuai yang diinginkan pemerintah,” ujarnya. [jp]