Warga Tercengang

Cara Bupati Pidie Atasi Krisis Air untuk Petani

Kon.Rudi | habadaily.com | 11 November 2017, 13:06 WIB
Cara Bupati Pidie Atasi Krisis Air untuk Petani Warga Paya Linteung bertemua Abusyik di Masjid setempat | Rudi | Habadaily.com

HABADAILY.COM - Masyarakat Gampong Paya Linteung, Kecamatan Pidie, yang umumnya petani mengeluhkan sumber air untuk sektor pertanian di daerah mereka. Keluhan itu ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten Pidie melalui Camat setempat.

Masyarakat meminta pemerintah untuk membangun waduk sebagai tempat penampungan air agar memudahkan masyarakat dalam bertani.  Permintaan itu direspon Bupati Pidie, Roni Ahmad alias Abusyik dalam kunjungan kerja ke gampong tersebut.

Namun demikian, jawaban Abusyik membuat masyarakat tercengang.  Pasalnya bagi Abusyik, waduk di urutan kedua untuk sumber air bagi petani. Menurutnya, jika sumber air tidak ada, maka waduk juga tidak berarti dan tak dapat digunakan.

"Waduk untuk penampungan air,  kalau tidak ada sumber air mau tampung apa? Maka solusinya kita harus membuat sumber air terlebih dahulu," kata Abusyik, Sabtu (11/11/2017).

Menurut Abusyik untuk mengatasi sumber air bagi petani maupun ketersediaan air saat melakukan cocok tanam, ia mengajak masyarakat untuk melakukan program penghijauan terlebih dahulu, seperti yang selama ini pernah dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Pidie.

Ia juga mengatakan penghijauan maupun penanam pohon dapat menampung air di kala musim hujan, kemudian air tersebut dapat dipergunakan disaat masyarakat maupun Petani membutuhkannya.

"Penanaman pohon itu merupakan untuk menampung air, maka kita lakukan penghijauan agar di saat musim kemarau kita juga dapat memperoleh air dari sumber tersebut," ujar Abusyik.

Selain itu Abusyik juga meminta masyarakat untuk menjaga sumber mata air, dengan cara merawat hutan. Bagi Abusyik hutan merupakan sumber air yang besar untuk dapat dipergunakan oleh petani umumnya di Pidie. [jp]